Kesaksian Rahman Saat Melihat Istrinya Tertimbun Jembatan Ambruk di Purwakarta

Kompas.com - 04/04/2020, 10:46 WIB
Jembatan di Purwakarta ambruk TRIBUNJABAR.ID/NANDRI PRILATAMAJembatan di Purwakarta ambruk

KOMPAS.com - Ambruknya jembatan penghubung Desa Cijunti dengan Desa Karang Mukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (3/4/2020) sekitar pukul 13.52 WIB menyisakan luka mendalam bagi Rahman (48), warga Cihambulu, Subang.

Pasalnya, dengan mata dan kepalanya sendiri ia melihat istrinya Rohayati (44) terjatuh dan tertimbun material jembatan yang ambruk. Akibat kejadian itu, Rohayati pun meninggal dunia.

Dikutip dari TribunJabar.id, Rahman mengatakan, mereka melintasi jembatan itu seusai dari klinik yang ada di Cikampek untuk mencari obat.

"Tadi habis beli obat yang rencananya ke RS Bhakti Husada tapi obat yang dicari kosong dan memutuskan mencari ke wilayah Cikampek dan sepulang dari cari obat melintas kembali ke jembatan itu," katanya.

Baca juga: Detik-detik Ambruknya Jembatan di Purwakarta yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas dan 4 Terluka

Sambungnya, saat itu kondisi di sekitar jembatan sangat padat oleh kendaraan yang sedang mengantre karena sebagian jembatan tengah dalam perbaikan.

Melihat antrean kendaraan yang panjang, lanjutnya, istri pun memutuskan untuk jalan kaki melewati antrean kendaraan itu.

"Saat itu posisi saya mengantre mengendarai motor. Istri memutuskan jalan kaki melewati antrean kendaraan dan tiba-tiba jembatan ambruk," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Pernikahan Syekh Puji dengan Bocah 7 Tahun, Berawal dari Pengaduan Keluarga

 

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian mengatakan, akibat ambruknya jembatan itu, satu orang meninggal dunia bernama Rohayati (44), warga Simpang Kidul, Desa Cihambulu, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang.

"Saat itu korban tengah melintas," kata Andreas saat dikonfrmasi melalui pesan singkat.

Sementara itu, 1 korban luka ada yang dibawa ke Rumah Sakit Thamrin Purwakarta.

Kemudian, 3 korban lainnya dibawa ke pengobatan patah tulang di Kampung Kiara Goong, Pabuaran.

Baca juga: Fakta Oknum Kades di Wonogiri Digerebek Warga karena Selingkuh dengan Istri Orang, Dipergoki Suami

Sementara itu, Sekda Purwakarta Iyus Permana menyebut jembatan ini memang tiap tahunnya mengalami kerusakan.

"Sudah lama sih jembatan ini dibenarkan, tapi memang tiap tahunnya rusak terus," katanya dikutip dari TribunJabar.id.

 

(Penulis : Kontributor Karawang, Farida Farhan | Editor : Abba Gabrillin)TribunJabar.id



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X