Hipmi Jabar Bantah Musda di Karawang sebagai Klaster Penularan Corona

Kompas.com - 03/04/2020, 13:50 WIB
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat sambutan pada Musda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat ke-16 di Hotel Swissbelinn Karawang, Senin (9/3/2020). KOMPAS.COM/FARIDAKepala BKPM Bahlil Lahadalia saat sambutan pada Musda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat ke-16 di Hotel Swissbelinn Karawang, Senin (9/3/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) kembali membantah dugaan penyebaran Covid-19 secara massal pada kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) XVI  Hipmi Jawa Barat yang diselenggarakan pada 8 hingga 11 Maret 2020 di Karawang.

Bantahan Hipmi Jawa Barat diperkuat dengan hasil Rapid Diagnostic Test secara merata di 27  kabupaten/kota se-Jawa Barat terhadap ODP kategori A, yakni para peserta Musda Hipmi di  Karawang.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut 4 Kegiatan Ini Jadi Pola Sebaran Baru Covid-19 di Jabar

Dalam rilis yang diterima Kompas.com, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Jawa Barat, Surya Batara Kartika mengatakan, total jumlah peserta Musda Hipmi karawang yang sudah menjalani tes berjumlah 581 orang, termasuk 30 orang yang menjalani tes di daerah  DKI.

"Yang telah menjalani tes mencakup 92 persen dari total peserta Musda dan hanya menyisakan 8 persen yang masih menunggu hasil dan jadwal tes dari Kabupaten Karawang dan Bekasi. Jumlahnya 40 peserta menunggu jadwal, 58 peserta telah dites. Sementara di Bekasi Raya 10 peserta masih menunggu jadwal dan 18 telah dites," ungkap Surya, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Kapolda Bantu Telusuri 4 Klaster Penyebaran Covid-19 di Jabar

Surya mengklaim, rapid test yang telah dilakukan kepada para peserta Musda Hipmi di Karawang menunjukkan hasil yang melegakan.

"Hampir keseluruhan peserta Musda Karawang dinyatakan negatif Covid-19 dan hanya  kurang dari 1 persen yang masih menunggu tes lanjutan," ucapnya.

Meski demikian, Surya menyadari bahwa idealnya perlu dilakukan tes lanjutan untuk  memvalidasi hasil rapid test.

"Dengan kecilnya persentase peserta yang terindikasi Covid-19, maka secara general Hipmi  Jawa Barat dapat menegaskan bahwa tidak terjadi penularan Covid-19 secara massal di Musda Hipmi Karawang," tuturnya.

Dengan adanya pembuktian ini, lanjut Surya, Hipmi Jawa Barat berharap Musda Karawang tidak lagi dipandang sebagai kegiatan negatif karena disebut sebagai klaster penularan virus corona.

"Hipmi Jawa Barat mengimbau hendaknya para anggota Hipmi Jawa Barat tidak mengendorkan  semangat untuk bahu-membahu memerangi pandemi ini, melainkan justru dapat mengubah  kelegaan dan rasa syukur menjadi tambahan energi untuk lebih fokus dan solid bersama-sama dengan semua pihak untuk melewati badai ini dan gelombang-gelombang tantangan  yang mengiringinya," tuturnya.

Baca juga: Keluhan HIPMI Jabar soal Musda yang Disebut Lokasi Penyebaran Covid-19

Atas terselenggaranya masif rapid test Covid-19 di seluruh Jawa Barat yang memfasilitasi para peserta Musda Karawang, Hipmi Jawa Barat menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Satgas Penanggulangan Covid-19, Dinkes Provinsi Jawa Barat serta seluruh Dinas Kesehatan di kabupaten kota di Jawa Barat.

Seperti diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan, dari hasil penelusuran sementara ada empat kegiatan yang diduga jadi sumber penyebaran. Yakni, klaster seminar Anti Riba di Bogor, klaster seminar Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Hotel Aston Bogor, klaster Seminar GBI di Lembang dan klaster Musda Hipmi Karawang.

"Kami menemukan ada pola persebaran. Lebih dari tujuh orang terpapar positif adalah orang yang datang ke acara Musda Hipmi pada 9 Maret di Karawang termasuk Bupati karawang terpapar positif. klaster acara ekonomi syariah itu juga sudah kami temukan daftar," ungkap Emil, sapaan akrabnya, dala konferensi pers di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X