Keluhan HIPMI Jabar soal Musda yang Disebut Lokasi Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 27/03/2020, 11:29 WIB
Ketua Umum BPD Hipmi Jabar periode 2020-2023, Surya Batara Kartika (kedua dari kanan) membantah kabar miring Musda XVI Hipmi Jabar abaikan status siaga Covid-19. dokumentasi HIPMI Jawa BaratKetua Umum BPD Hipmi Jabar periode 2020-2023, Surya Batara Kartika (kedua dari kanan) membantah kabar miring Musda XVI Hipmi Jabar abaikan status siaga Covid-19.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sejumlah pejabat dan kepala daerah di Jawa Barat diduga tertular Covid -19 pada saat menghadiri kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI) Jawa Barat.

Acara tersebut berlangsung pada 8 hingga 11 Maret 2020 di Karawang, Jabar.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Musda HIPMI Jawa Barat yang digelar di Swiss-Belinn Hotel, Kabupaten Karawang itu menjadi salah satu pola penyebaran baru Covid-19 di Jawa Barat.

Baca juga: Bupati Karawang Positif Corona, Ridwan Kamil Sebut dari Klaster Musda Hipmi Karawang

Ridwan Kamil kemudian mengimbau peserta acara tersebut untuk segera menjalani tes kesehatan.

Alasannya, tujuh peserta acara tersebut sudah dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19, termasuk Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat Surya Batara Kartika mengatakan, pemberitaan soal penyebaran virus corona di acara tersebut bisa membuat salah persepsi, hingga merugikan HIPMI.

Baca juga: Pemkab Karawang Tracing Kasus Covid-19 dari Acara Musda Hipmi Jabar

Menurut Surya, acara Musda XVI HIPMI Jabar diselenggarakan sekitar satu pekan sebelum adanya peningkatan awareness Covid-19 secara umum.

Kemudian, sebelum ada imbauan untuk melakukan social distancing oleh Pemprov DKI Jakarta yang disusul kemudian oleh Pemprov Jabar.

"Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa Musda HIPMI Jabar ini adalah acara yang legal, dengan perizinan yang sesuai prosedur" kata Surya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

Surya menambahkan, pada pelakasanaannya, Musda HIPMI mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk dari Pemkab Karawang, Pemprov Jabar hingga pemerintah pusat.

"Pemberitaan yang tidak valid menempatkan seolah-olah pelaksanaan Musda HIPMI Jabar di Karawang diselenggarakan tanpa mempertimbangkan situasi siaga Covid-19 di Tanah Air," kata Surya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
Dengan Mendaftar Online, Warga bisa Ikut Rapid Test di RSUD KRMT Wongsonegoro

Dengan Mendaftar Online, Warga bisa Ikut Rapid Test di RSUD KRMT Wongsonegoro

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X