Mulai Produksi, 3.650 Liter Arak Bali Disulap Jadi 10.000 Liter Bio-Hand Sanitizer

Kompas.com - 03/04/2020, 13:47 WIB
Proses produksi hand sanitizer berbahan arak Bali di Laboratorium Farmasi Unud, Kamis (2/4/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINProses produksi hand sanitizer berbahan arak Bali di Laboratorium Farmasi Unud, Kamis (2/4/2020).

BADUNG, KOMPAS.com- Universitas Udayana mulai memproduksi hand sanitizer dari arak sitaan yang diberikan Polda Bali.

Sekitar 3.650 liter arak sitaan dari Polda Bali itu akan diekstrak menjadi alkohol murni dengan kadar 96 persen.

Koordinator Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Udayana Dewa Ayu Swastini mengatakan, ribuan liter arak sitaan ini memiliki kadar alkohol berbeda, yakni 20 persen dan 40 persen.

Baca juga: Alkohol Langka, Polda Bali Buat Cairan Disinfektan dari Arak Sitaan

Sehingga, ribuan liter arak itu perlu didistilasi ulang untuk menyamakan kadar alkoholnya.

Setelah mendapatkan cairan dengan kadar alkohol 96 persen, tim akan menambahkan beberapa formula untuk membuat hand sanitizer.

Dewa Ayu mengatakan, tim membuat hand sanitizer yang tak menyebabkan iritasi kulit.

Tim akan menambahkan sejumlah bahan seperti minyak cengkeh, minyak mint, povidone iodine.

"Ini diramu menjadi bio-hand sanitizer," kata Dewa Ayu di Laboratorium Farmasi Unud, Jimbaran, Bali, Kamis (2/4/2020).

Dewa Ayu menjelaskan, kandungan alkohol dalam hand sanitizer itu lebih sedikit dari biasanya.

"Sehingga tidak mengakibatkan iritasi kulit dengan komposisi alkohol lebih sedikit," kata dia.

 

Sebanyak 3.650 liter arak itu akan menghasilkan 1.000 sampai 1.500 liter alkohol dengan kadar 96 persen.

Dari jumlah alkohol tersebut, Universitas Udayana bisa membuat 10.000 liter bio-hand sanitizer.

Sementara itu, Kapolres Denpasar AKBP Jansen Aviatus Panjaitan mengatakan, produk itu akan langsung dikemas rapi setelah produksi.

Baca juga: Tetapkan 33 Tersangka Kasus Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer, Polisi Hanya Tahan 2 Tersangka

Polisi dan Universitas Udayana akan membagikan hand sanitizer itu secara gratis kepada masyarakat.

"Hasilnya ini akan kita bagikan cuma-cuma ke masyarakat oleh pihak Unud dan Polda Bali dan tidak diperjualbelikan,” kata Jansen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X