Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Kompas.com - 01/04/2020, 13:13 WIB
Penyerahan 2.000 telur dukungan dari PPN Solo kepada Pemkot Surakarta untuk menengani Covid-19 di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020). Dokumentasi Humas Pemkot SurakartaPenyerahan 2.000 telur dukungan dari PPN Solo kepada Pemkot Surakarta untuk menengani Covid-19 di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Perkumpulan Peternak Nasional (PPN) Solo menyumbangkan bantuan berupa telur kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dalam rangka untuk menangani penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ada 2.000 butir telur diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris PPN Solo Heru Santoso dan diterima Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo disaksikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, di Balai Kota Surakarta.

Heru menjelaskan pemberian bantuan telur tersebut sebagai bentuk dukungan dan kepedulian PPN Solo kepada masyarakat Solo dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

" Telur ini untuk meningkatkan imunitas daya tahan tubuh. Makanya kita serahkan kepada masyarakat Solo melalui Pak Wali Kota. Karena produk kita memang telur," kata Heru di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Pekan Depan, Tempat Karantina Pemudik dan ODP di Solo Bisa Digunakan

Penyerahan bantuan ini merupakan kali kedua. Sebelumnya telah menyerahkan bantuan telur tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Surakarta.

Telur-telur tersebut sebagai bentuk dukungannya terhadap tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

"Ini sebagai bentuk kebersamaan kita dengan pemerintah kota dalam menangani wabah Covid-19 di Solo. Harapannya wabah ini bisa segera hilang dan berlalu dari Solo," ungkap dia.

Baca juga: Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Lebih jauh, Heru menyampaikan bahwa stok telur di Solo saat ini tercukupi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X