Detik-detik Wanita Tewas Nekat Bakar Diri, Bermula Dimintai Uang Kontrakan

Kompas.com - 01/04/2020, 09:14 WIB
Seorang wanita berusia 29 tahun yang tinggal di Kampung Aceh Nomor 112 RT 002 RW 014, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) diduga bakar diri saat ditagih uang kontrakan oleh pemiliknya. DOK POLSEK SEI BEDUKSeorang wanita berusia 29 tahun yang tinggal di Kampung Aceh Nomor 112 RT 002 RW 014, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) diduga bakar diri saat ditagih uang kontrakan oleh pemiliknya.

KOMPAS.com- Seorang wanita berusia 29 tahun berinisial AC asal Kampung Aceh, Kelurahan Muka Kuning, Batam, Kepulauan Riau nekat membakar dirinya hingga tewas.

Diduga, hal itu disebabkan karena AC sudah lama tidak bekerja dan kebingungan membayar uang kontrakan.

Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk Iptu Budi Santoso mengatakan, kejadian bermula ketika pemilik kontrakan mendatangi AC.

Pemilik menagih uang kontrakan yang sudah menunggak selama beberapa bulan.

Namun, tak disangka, AC justru balik menggertak pemilik kontrakan dan marah-marah.

Ia pun mengancam akan membakar dirinya.

"Saat itulah AC menyiramkan sekujur tubuhnya dengan bensin dan akhirnya menyalakan korek api, hingga akhirnya sekujur tubuhnya hangus terbakar," kata Budi.

Baca juga: Tragedi Balap Liar Tulungagung, 2 Penonton Tewas Tertabrak, Sorak-sorai Berganti Jeritan Ngeri

Luka bakar di atas 80 persen

Ilustrasi kebakaranShutterstock Ilustrasi kebakaran
Setelah membakar dirinya, AC dilarikan ke Rumah Sakit Camatha Sahidya.

Namun nyawanya tak tertolong. AC dinyatakan tewas.

"AC mengalami luka bakar di atas 80 persen, sebab hampir seluruh tubuhnya terbakar dan seluruh tubuhnya dibalut perban," kata Budi.

Kini, jenazah AC masih berada di kamar mayat RS Camatha Sahidya. Polisi masih melacak keberadaan keluarga AC.

"Kami sedang meminta bantuan teman-teman AC dan tetangga AC untuk melacak keberadaan keluarganya. Informasi yang didapat, AC memiliki kerabat di Batam," tutur dia.

Baca juga: Ironis, Pemakaman Korban Corona Ditolak dan Ambulans Diusir di Sejumlah Daerah, Mana Saja?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X