Tiga PDP Corona di Kota Magelang Meninggal, Satu Orang Peserta Ijtima Gowa

Kompas.com - 01/04/2020, 07:58 WIB
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, didampingi Wakil Wali Kota Windarti Agustina, Sekda Joko Budiyono, Kepala Dinkes dr Sri Harso, Plt Direktur RSUD Tidar Setpi Milna Soelistyani, saat videoconference di Command Center Kota Magelang, dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan kepala daerah lainnya Senin (17/3/2020). Dok Protokol dan Kompim Kota Magelang/KOMPAS.COMWali Kota Magelang Sigit Widyonindito, didampingi Wakil Wali Kota Windarti Agustina, Sekda Joko Budiyono, Kepala Dinkes dr Sri Harso, Plt Direktur RSUD Tidar Setpi Milna Soelistyani, saat videoconference di Command Center Kota Magelang, dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan kepala daerah lainnya Senin (17/3/2020).

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona ( Covid-19) dilaporkan meninggal dunia di Kota Magelang.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang menyebutkan, pasien PDP pertama berjenis kelamin laki-laki dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang.

Pasien ini diketahui menjalin kontak dengan Warga Negara Asing (WNA).

Baca juga: Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Pasien kedua berjenis kelamin wanita berusia sekitar 60 tahun memiliki riwayat usai berpergian dari luar daerah yang terjangkit Covid-19.

Kemudian pasien ketiga laki-laki berusia 60 tahun merupakan peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan, beberapa minggu lalu.

Kepala Dinkes Kota Magelang Sri Harso mengatakan, pasien ketiga ini mengalami gejala meriang, batuk, pilek.

"Pasien mengalami sesak nafas, tidak bisa bergerak, sampai akhirnya dijemput oleh tim PSC dan PMI ke rumah sakit, kemudian dirawat dan meninggal dengan status PDP," ujar Sri, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Satu PDP Covid-19 di RSUD Tidar Kota Magelang Dinyatakan Negatif dan Boleh Pulang

Sri mengatakan, sejuah ini hanya satu pasien positif Covid-19 dan meninggal dunia di Kota Magelang.

Dia berharap tidak ada penambahan lagi.

"Mudah-mudahan cukup satu saja yang positif, semuanya Insya Allah di Kota Magelang negatif," ujarnya,

Hingga Selasa (31/3/2020) pukul 12.00 WIB, hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) menemukan 14 orang baru dan 115 orang lama.

Sementara untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 119 Orang, dan 165 ODP.

"Para ODP ini semuanya rawat jalan atau pulang di rumah masing-masing," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X