Pemkab Semarang Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Kompas.com - 31/03/2020, 16:36 WIB
Bupati Semarang periode 2016-2021, Mundjirin. Kompas.com/ Syahrul MunirBupati Semarang periode 2016-2021, Mundjirin.

UNGARAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Semarang berencana menggeser beberapa pos anggaran untuk penanganan wabah Covid-19.

Diperkirakan, anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan wabah virus corona mencapai Rp 11 miliar.

Bupati Kabupaten Semarang, Mundjirin, mengatakan salah satu pos anggaran yang akan digeser berasal dari biaya penyelenggaraan Pilkada 2020.

"Kita menggeser anggaran tersebut, ini juga dari pusat. Pergeseran anggaran tersebut berasal dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan juga yang di Kabupaten," jelas Mundjirin usai acara penyemprotan disinfektan di kantor BPBD Kabupaten Semarang, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

"Mudah-mudahan cukup itu. Kita juga sudah ada gugus tugas, saatnya bikin gerakan pencegahan bersama Forkopinda," kata Mundjirin.

Pergeseran dana tersebut akan dialokasikan untuk pengadaan alat pengaman diri, penyemprotan disinfektan, dan kebutuhan penanggulangan wabah virus corona lainnya.

Pergeseran anggaran tersebut berasal dari pos pembangunan fisik, bantuan dari provinsi, dan dana desa.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan ada beberapa tahapan yang ditunda pelaksanaannya.

Di antaranya perekrutan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan coklit.

Baca juga: Pilkada 2020 Ditunda, Dukcapil Akan Jadwalkan Penyerahan DP4 Tahap 2

Selain itu KPU Kabupaten Semarang juga mengeluarkan surat keputusan mengenai penonaktifan panitia pemilihan kecamatan (PPK) mulai 1 April 2020.

"Kami juga diminta untuk bekerja dari rumah. Sesuai surat KPU RI, kami sementara waktu bekerja di rumah sampai 21 April 2020 untuk menjaga diri dari persebaran virus Corona," jelasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X