Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Kompas.com - 30/03/2020, 12:19 WIB
Ilustrasi Corona KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Corona

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Mataram mulai memberlakukan jam malam di wilayah itu pada sabtu (28/3/2020).

Jam malam berlaku sejak pukul 22.00-06.00 WITA. Kebijakan itu akan diterapkan selama dua pekan.

Selama pemberlakuan jam malam, lampu penerangan di area publik sepanjang jalan protokol Kota Mataram dimatikan.

Baca juga: Gugus Tugas Covid-19: Disinfektan Seharusnya Disemprotkan pada Benda Mati

Pemerintah Kota Mataram juga melarang warga berkumpul di tempat umum karena dikhawatirkan berpotensi menjadi wadah penularan virus corona baru atau Covid-19.

Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan pemberlakuan jam malam untuk mencegah penyebaran Covid-19 disambut baik sejumlah warga.

"Salah satunya kesenangan masyarakat kita kongko-kongko malam hari. Kita batasi dengan melakukan jam malam ini, Alhamdulillah sangat positif," kata Martawang, Minggu (29/3/2020).

Martawang mengklaim, pemberlakuan jam malam juga disambut baik pemiliki supermarket yang harus menutup toko mereka lebih awal, yaitu pukul 21.00 WITA.

Martawang mengatakan, masih ada beberapa warga yang berkumpul meski aturan jam malam diterapkan. 

Polisi, TNI, dan petugas Satpol PP yang berpatroli langsung mengingatkan warga agar kembali ke rumah masing-masing.

"Petugas kita tadi malam keliling mengingatkan juga kepada mereka," kata Martawang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

Regional
Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Regional
20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Regional
Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Regional
Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Regional
Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Regional
Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Regional
Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Regional
Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Regional
Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Regional
TNI AU Bantu Sisir Lokasi Speedboat yang Hilang di Laut Maluku

TNI AU Bantu Sisir Lokasi Speedboat yang Hilang di Laut Maluku

Regional
Lewat 'Jalur Tikus', 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan untuk Menyeberang ke Bali

Lewat "Jalur Tikus", 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan untuk Menyeberang ke Bali

Regional
Seorang Bocah Perempuan Tertular Corona Saat Silaturahim Lebaran

Seorang Bocah Perempuan Tertular Corona Saat Silaturahim Lebaran

Regional
Bukan Hitam, Tapi Surabaya Zona Merah Tua, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bukan Hitam, Tapi Surabaya Zona Merah Tua, Ini Penjelasan Lengkapnya

Regional
Guru Honorer Cabuli Murid Laki-laki Berkali-kali Selama 3 Tahun

Guru Honorer Cabuli Murid Laki-laki Berkali-kali Selama 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X