Kompas.com - 28/03/2020, 22:43 WIB
Petugas medis di ruang isolasi virus corona di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (22/3/2020) RSUCM Aceh UtaraPetugas medis di ruang isolasi virus corona di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (22/3/2020)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim medis berupa dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara sempat sepekan menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung diri (APD) untuk merawat pasien dalam pengawasan (PDP) corona atau Covid-19.

Mereka terpaksa menggunakan jas hujan karena APD sebelumnya berjumlah 30 unit sudah digunakan untuk merawat pasien lainnya.

Jurubicara Gugus Tugas Covid-19, Aceh Utara, Andre Prayudha, Sabtu (28/3/2020) membenarkan rumah sakit sempat menggunakan jas hujan selama sepekan.

“Ini baru tiba 50 APD dari pemerintah pusat yang disalurkan lewat Pemerintah Aceh,” kata Andre melalui sambungan telepon, Sabtu (28/3/2020). 

Baca juga: Kekurangan APD, Tenaga Kesehatan di Daerah Ini Gunakan Kaca Mata Las, Jas Hujan Motif Polkadot

Dia menyebutkan, APD sangat dibutuhkan tim medis di rumah sakit plat merah yang menjadi rumah sakit rujukan perawatan pasien corona.

Namun, APD tersebut tersedia dengan jumlah minimal.

“Kalau 50 unit itu tentu tidak cukup juga. Sekarang ini memang tidak ada PDP yang dirawat. Jika ada, tentu itu tidak cukup. Karena APD itu hanya sekali pakai,” kata Andre.

Pemerintah Aceh Utara, sambungnya sedang berupaya membeli APD lewat dana sebesar Rp 2 miliar yang telah dianggarkan.

Baca juga: Meski Hanya Gunakan Jas Hujan, 8 Perawat dan 2 Dokter Tetap Setia Rawat PDP Corona

 

Tentu, sambung Andre butuh waktu untuk pembelian ditengah kelangkaan APD akhir-akhir ini.

“Jika ada komunitas yang mau menyumbang APD itu baik juga untuk paramedis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara merawat 1 PDP corona. Sementara di Aceh Utara tercatat ada 40 ODP corona. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X