Kisah Haru Driver Ojol di Tengah Wabah Corona, Sepi Order hingga Dapat Makan Gratis

Kompas.com - 27/03/2020, 05:30 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia

KOMPAS.com - Wabah corona telah membuat order penumpang bagi driver ojek online (ojol) menurun drastis.

Akibatnya, para driver ojol pun harus rela kehilangan insentif karena tak mencapai target.

Setidaknya itu yang dirasakan oleh salah satu driver ojol asal Yogyakarta, Fatawa Toni Obenk.

"Biasanya itu kita mungkin sekitar 20 orderan, tapi semenjak perkuliahan, kantor, dan sekolah libur atau semenjak stay at home ini, paling mungkin sekitar 10 sampai 13 orderan," kata Fatawa kepada Tribunnews.

"Di trip itu kita enggak tutup target, jadi enggak dapat insentif," sambungnya.

Baca juga: Viral Video Wakil Bupati Sidoarjo Awasi Pemakaman Pasien Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, di tengah sulitnya mencari penumpang, Fatawa mengaku order makanan masih bisa diandalkan.

Tak jarang dirinya mendapat makanan gratis dari para pelanggan yang bersimpati kepada para driver ojol yang harus bekerja di tengah wabah corona ini. 

Bagi Fatawa, hal itu adalah anugerah yang perlu disyukuri di tengah sulitnya mencari penumpang.

"Kebetulan saya pribadi udah dua kali dapat (makanan gratis), teman-teman yang lain juga banyak," tuturnya.

Galang donasi untuk tim medis

Bagi Fatawa, pengalaman tersebut menggerakkan hati para driver ojol untuk untuk menggalang donasi bagi tim medis yang tengah berjuang menyembuhkan para pasien yang terinfeksi Covid-19.

Awalnya hanya menggalang donasi di kalangan sesama driver ojol, tetapi akhirnya dibuka untuk masyarakat umum. 

Bersama komunitas Jogja Ojol Community, Fatawa pun menggalang donasi di sejumlah titik di Kota Yogyakarta. 

"Sebelumnya ada rencana (menggalang dana) di lima titik perempatan besar, tapi kendala perizinan lokasi, yang diperbolehkan cuma di perempatan Sleman City Hall, Denggung, sama perempatan Pingit," kata Fatawa.

 

Setelah itu, menurut Fatawa, dana dari hasil donasi tersebut akan dibelikan alat pelindung diri (APD), sarung tangan, dan masker N95.

Lalu, perlengkapan itu akan diserahkan ke sejumlah rumah sakit di Yogyakarta yang membutuhkan.

"Secara berkala kami belikan, karena susahnya stok barang yang dibutuhkan, jadi begitu terkumpul uangnya, kami langsung cari toko yang menyediakan barang dengan harga tidak terlalu mahal," kata dia.

Rencananya, penggalangan itu dilakukan sejak Rabu (25/3/2020) dan akan berlanjut hingga Sabtu (28/3/2020). 

Masih ada harapan

Fatawa dan sejumlah driver ojol yang terlibat dalam aksi sosial itu berharap wabah corona akan segera teratasi.

"Semoga musibah ini cepat berlalu dan kita dapat mengambil pelajaran bahwa momen ini adalah momen untuk saling berbagi, berbagi sesuai kapasitas dan kemampuan," tutur Fatawa.

"Khususnya untuk ojol, kita tidak bisa banyak mengeluarkan uang, tapi kita coba turun ke jalan untuk membantu," sambungnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Sepi Pesanan Akibat Wabah Corona, Driver Ojol Terharu Sering Dapat Makanan Gratis dari Pelanggan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X