Balita di Cilacap yang Positif Corona Kondisinya Stabil

Kompas.com - 25/03/2020, 22:39 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

KOMPAS.com - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, balita berusia empat tahun berjenis kelamin laki-laki yang positif virus corona kondisinya stabil.

"Kondisi pasien stabil. Namun, masih menjalani perawatan di ruang isolasi dan ditangani oleh tim RSUD Cilacap," ujar Tatto melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (25/3/2020) malam.

Sambungnya, untuk mencegah penyebaran agar tidak meluas, pihaknya akan melakukan tracing dan menerapkan karantina bagi orang yang pernah kontak langsung dengan pasien tersebut.

Baca juga: Seorang Balita di Cilacap Positif Virus Corona

Tatto mengatakan, hingga saat ini, tercatat ada sebanyak 123 orang dalam pemantauan (ODP).

Sedangkan untuk PDP sebanyak 21 orang dengan rincian 9 negatif, 11 menunggu hasil lab (2 di antaranya telah meninggal) dan 1 positif.

"Saya harap masyarakat untuk tidak panik, tetap tenang dan tetap waspada serta mematuhi segala imbauan dan aturan-aturan yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Tatto.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Sulsel Bertambah Jadi 13 Orang, 3 PDP Meninggal Dunia

Sebelumnya diberitakan, seorang balita berjenis kelamin laki-laki yang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

"Saya menginformasikan bahwa hari ini pukul 19.00 WIB di RSUD Cilacap telah menerima konfimasi hasil tes positif Covid-19," kata Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu malam.

Tatto menuturkan, balita tersebut berusia empat tahun berdomisili di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

 

(Penulis : Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain | Editor : Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X