Warga Grobogan yang Meninggal karena Sakit Sepulang dari Thailand Dinyatakan Negatif Virus Corona

Kompas.com - 23/03/2020, 17:38 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Seorang warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah sempat dirawat intensif selama dua pekan di RSU Santa Elisabeth Purwokerto, Jawa Tengah.

Kepada tim medis, karyawan sebuah perusahaan di Purwokerto itu mengeluh tenggorokan gatal berlendir, batuk, sesak nafas dan suhu badan tinggi (demam).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, jasad lelaki itu selanjutnya dikebumikan di Grobogan, Sabtu (21/3/2020) sore. 

Baca juga: Hotel Tempat Menginap Pasien Positif Corona di Ambon Ditutup Sementara

Saat prosesi pemakaman, tim Dinkes Kabupaten Grobogan diketahui membagi-bagikan masker dan sarung tangan karet supaya dipergunakan pihak keluarga SU dan para pelayat untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Slamet, menyampaikan, sebelum dirawat di RSU St Elisabeth Purwokerto, yaitu pada Februari 2020, pasien itu ditugaskan oleh perusahaannya ke Thailand.

Sepulang dari Thailand, pasien itu sakit dan dirawat di RSU ST Elisabeth Purwokerto hingga meninggal dunia.

Jasad pasien itu kemudian disucikan di RSUD dr Soedjati Soemodiadrjo Purwodadi sebelum dimakamkan.

"Dari hasil rekam medis RSU ST Elisabeth Purwokerto, tidak terinfeksi Covid-19," terang Slamet saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/3/2020).

Baca juga: PDP yang Meninggal di Purwokerto Dipastikan Negatif Corona

Menurut Slamet, melalui hasil pemeriksaan medis, pasien itu ternyata didiagnosa mengidap B20 dan pneumonia.

"Meski demikian untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, perlu dilakukan pencegahan. sehingga para pelayat saat itu diberi masker dan sarung tangan karet," pungkas Slamet.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X