Polisi Datangkan Saksi Ahli Ungkap Kasus Penyebaran "Live" Video Porno Siswi MTs Tasikmalaya

Kompas.com - 23/03/2020, 16:13 WIB
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto menunjukkan bukti-bukti ancaman pelaku penyebar video porno live salah satu siswi MTs di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (19/3/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKetua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto menunjukkan bukti-bukti ancaman pelaku penyebar video porno live salah satu siswi MTs di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (19/3/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota telah mendatangkan saksi ahli untuk mengungkap kasus video porno siswi MTs di Kabupaten Tasikmalaya yang diduga sengaja disebar mantan pacarnya.

Polisi juga telah memeriksa 4 orang saksi, termasuk dari pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, untuk mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti.

"Perkembangan saat ini, kita sudah memintai keterangan saksi ahli untuk pengungkapan kasusnya," jelas Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman kepada wartawan di kantornya, Senin (23/3/2020) sore.

Yusuf menambahkan, kasus ini statusnya dalam perkembangan penyelidikan secara maraton sampai sekarang.

Baca juga: Usai Laporkan Mantan Pacar Sebar Video Pornonya, Siswi MTs Ini Mengaku Diteror

Pihaknya pun telah mengecek ke lapangan untuk mendapatkan keterangan dan bukti-bukti tambahan guna secepatnya mengungkap kasus yang menggegerkan masyarakat tersebut.

"Kita juga sudah kroscek ke lapangan untuk menambah keterangan dan bukti-bukti. Dengan saksi ahli kita akan terus kembangkan hasil penyelidikannya," tambah Yusuf.

Yusuf mengatakan, polisi awalnya sudah mengantongi identitas pelaku penyebaran sesuai keterangan saksi korban.

Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah identitas itu sesuai atau tidak dengan data sebenarnya.

"Makanya kita akan tunggu hasil pemeriksaan ahli terkait kasus ini. Bisa saja kan keterangan di medsos di mana, tapi kenyataannya di mana. Apalagi korban awalnya berkenalan di media sosial Facebook," ungkapnya.

Live video porno

Diberitakan sebelumnya, seorang siswi MTs asal Kabupaten Tasikmalaya berumur 15 tahun melaporkan dugaan pemerasan oleh mantan pacarnya berinisial E (23), dengan ancaman menyebarkan video porno.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Regional
Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Sudah 2 Bulan Luwu Gelar Sekolah Tatap Muka, Jumlah Siswa Dibatasi 50 Persen

Regional
Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X