Kompas.com - 23/03/2020, 09:44 WIB
Ilustrasi sejumlah anak tetap asyik bermain game online di warnet. Tribun Jogja/AngIlustrasi sejumlah anak tetap asyik bermain game online di warnet.

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menutup sementara tempat hiburan malam dan warnet untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Penutupan sementara itu berdasarkan surat instruksi yang dikeluarkan oleh Wali Kota Padang bernomor 556.331/Disparbud/2020.

"Kami pemerintah Kota Padang menutup sementara kegiatan operasional tempat hiburan mulai 22 Maret hingga 4 April mendatang," tulis Wali Kota Padang Mahyeldi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (23/3/2020).

Adapun tempat usaha hiburan yang ditutup adalah klub malam, diskotek, pub, griya pijat, bioskop, area permainan anak, tempat biliard, kolam renang, spa dan warnet.

"Kami mengingatkan kepada pemilik usaha untuk mematuhi instruksi yang sudah kami keluarkan," ujarnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Satpol PP Padang Panggil Orangtua yang Anaknya Masih Main di Warnet

Mahyeldi menuturkan jika masih membandel dengan menerima tamu juga, maka aparat yang berwenang akan bertindak dengan sesuai aturan yang ada.

"Ancaman virus corona sangat berbahaya bahkan sudah ada yang sampai meninggal. Untuk itu kami mengimbau untuk mematuhi aturan. Semoga kita bisa terhindar dari penularan virus corona ini," ungkapnya.

Sebelumnya pemerintah Kota Padang juga sudah mengeluarkan edaran dengan memindahkan proses belajar siswa dari sekolah ke rumah dan menutup sementara dua tempat wisata yaitu Pantai Air Manis dan Gunung Padang.

Baca juga: Cegah Corona, Objek Wisata Pantai Air Manis dan Gunung Padang Ditutup hingga 2 April

Jumlah ODP corona di Padang

Hingga Rabu (18/3/2020), jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kota Padang sudah mencapai 344 orang.

ODP adalah orang yang bepergian ke daerah yang terjangkit virus corona namun belum menunjukan sakit.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Padang jumlah ODP terus meningkat.

Pada tanggal 7 Maret 2020 jumlah ODP sebanyak 51 orang, 8 Maret 2020 jumlah ODP bertambah menjadi 56 orang, pada tanggal 9 Maret 2020 jumlah ODP menjadi 86 orang.

Pada 10 Maret 2020 jumlah ODP menjadi 110 orang, 11 Maret 2020 ODP menjadi 140 orang, 12 Maret ODP menjadi 185 orang, 13 Maret menjadi 191 orang.

Pada 14 Maret naik menjadi 213 orang, 15 Maret bertambah menjadi 229 orang, 16 Maret bertambah menjadi 241 orang dan pada 17 Maret meningkat menjadi 344 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X