Per 20 Maret Jumlah PDP Corona di Sumut 36 Pasien, Dirawat di 12 RS

Kompas.com - 20/03/2020, 20:18 WIB
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis memberikan keterangan pers secara live di YouTube Humas Sumut, Kamis (19/3/2020). Dok YouTube Humas SumutKetua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis memberikan keterangan pers secara live di YouTube Humas Sumut, Kamis (19/3/2020).

MEDAN, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan konferensi pers secara live streaming di YouTube milik Humas Sumut pada Jumat (20/3/2020) sore.

Terungkap, saat ini sudah ada 36 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona, bertambah dari sebelumnya 19 orang. 

Ketua Gugus Tugas Percepatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan, data terakhir diambil dari media center posko utama terkait Covid-19.

Baca juga: Sumut Minta 10.000 APD untuk Petugas Medis yang Tangani Covid-19

"Ada 36 PDP yang dirawat di 12 rumah sakit di Sumut. Itu 12 rumah sakit dari 62 rumah sakit," katanya

Dikatakannya, meskipun terjadi penambahan jumlah PDP corona, namun pihaknya tetap berharap kepada masyarakat untuk tidak panik dan tenang dalam menghadapinya.

"Jangan percaya dengan berita hoaks. Kita Sumut 1 sumber," katanya.

Rumah sakit isolaso pasien corona

Dalam konferensi pers yang sama, Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Mayor Laut dr Handoyo mengatakan, saat ini sudah dilakukan persiapan rumah sakit isolasi pasien corona. 

Misal, rumah sakit di PTPN II, yakni Rumah Sakit GL Tobing yang akan bisa menampung 60 pasien yang akan akan dikirim dan akan dirawat dan diisolasi selama 14 hari. 

"Di Sumut tak perlu takut dan khawatir. Tanah PTPN II ini sudah terisolasi dari penduduk sekitarnya dan diyakinkan aman," katanya.

Baca juga: ODP Corona di Sumut Diperkirakan Melejit 2 Pekan ke Depan, karena ODP Tak Patuh Isolasi Mandiri

 

Dia juga mengingatkan warga yang ada di di sekitar PTPN II atau RS GL Tobing untuk mematuhi apa yang sudah dijadikan imbauan seperti tidak mendekati daerah isolasi, diam di rumah, berkegiatan di dalam rumah dan tidak berkumpul di sembarang tempat lebih dari 100 orang. 

Sebelumnya, Koordinator Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik dr Ade Rahmaini ketika dihubungi via aplikasi percakapan WhatsApp pada Jumat (20/3/2020) sore mengatakan, pihaknya sampai hari ini sedang merawat sebanyak 13 PDP corona dan 1 pasien positif Covid-19.

Dikatakannya, dari 13 PDP corona tersebut, ada 2 orang yang hingga pukul 15.41 WIB belum diisolasi.

Kedua PDP corona tersebut hingga Jumat sore masih dirawat di ruang IGD.

"Ada yang di IGD, masih. Ada 2 (orang)," katanya singkat. 

Baca juga: Semua RS di Sumut Tak Boleh Tolak ODP Corona, Lapor Dinkes Jika Ada yang Menolak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X