Alasan Siswa TK, SD, SMP di Boyolali Tak Libur Sekolah, Agar Siswa Tetap Bisa Diawasi

Kompas.com - 17/03/2020, 15:56 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Para siswa TK, SD hingga SMP di Boyolali, Jawa Tengah tetap masuk sekolah di tengah wabah Corona.

Keputusan tersebut diambil agar para siswa tetap dalam pengawasan pihak sekolah, walaupun pemerintah pusat telah menyatakan wabah corona sebagai bencana nasional.

"Kalau siswa diliburkan sulit dikontrol. Apalagi orangtua mereka sibuk bekerja," kata Bupati Boyolali Seno Samodro.

Baca juga: Sekolah Libur, Pelajar Diminta Tak Berpergian ke Daerah Lain

Bupati juga mengajak warga Boyolali tetap waspada dan bersama-sama memerangi penyebaran virus corona.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Darmanto mengatakan keputusan sekolah tetap masuk karena banyak wali murid yang bekerja sehingga anak-anak tidak terawasi.

"Di sekolah itu justru anak-anak itu dalam pengawasan guru-gurunya. Ketika di rumahkan orangtuanya kerja di kantor, anak-anak justru banyak yang tidak terawasi," jelas Darmanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Belajar dari Pasien Covid-19 yang Sembuh, Ini Ajakan Wagub NTT Tanggapi Hoaks Corona

Untuk mengantisipasi menyebarnya virus, Darmanto meminta agar sekolah menyiapkan sarana dan prasarana cuci tangan berupa sabun dan hand sanitizer.

Selain itu pihak sekolah diharapkan mengajarkan pola hidup bersih dan sehat pada para siswa.

Untuk pencegahan, tim Dinas Kesehatan Boyolali juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait corona.

"Jadi, penjelasan dari Dinas Kesehatan itu corona sama dengan virus-virus yang lain. Kata kuncinya adalah saya imun dari kita semua. Hidup bersih dan sehat sangat perlu untuk mencegah penyebaran virus ini," jelas dia.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Labib Zamani | Editor: Khairina)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X