Pemkab Karawang Bakal Terapkan "Lockdown" bagi Tenaga Kerja Asing

Kompas.com - 16/03/2020, 20:53 WIB
Command Center Pemkab Karawang sebagai pusai informasi  dan koordinasi Covid-19 di Karawang. KOMPAS.COM/FARIDACommand Center Pemkab Karawang sebagai pusai informasi dan koordinasi Covid-19 di Karawang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berencana melakukan lockdown tenaga kerja asing (TKA) di Karawang selama satu bulan. Artinya para TKA tidak boleh keluar dan masuk Karawang selama waktu lockdown.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meyebut lockdown bagi TKA tersebut merupakan kebijakan otonom atau lokal dari Pemkab Karawang. Artinya hanya berlaku di Karawang.

"TKA yang akan masuk dan keluar Karawang tidak diperbolehkan," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Tujuannya, kata Cellica, untuk mengurangi risiko atau memutus mata rantai penularan Coronavirus desease 2019 ( Covid-19) demi melindungi masyarakat Karawang.

"Seperti tadi ada yang mau kunjungan dari Jepang dan izin mengurus visa short trip tidak saya perbolehkan. Jangan dulu lah, selama sebulan ini," kata Cellica.

Baca juga: Karawang Siapkan Rumah Sakit Khusus Paru untuk Menangani PDP Covid-19

Cellica mengaku telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, bahwa bagi ekspatriat yang izin tinggalnya habis bisa diperpanjang selama satu bulan tanpa denda.

"Bisa delay exit permit selama satu bulan dari masa berlakunya habis," kata dia.

Cellica menyebut ada sekitar 2.000 TKA yang ada di Karawang, yang kebanyakan dari mereka bekerja di kawasan industri. Karenanya Pemkab Karawang akan berkoordinasi dengan imigrasi dan pihak terkait lainnya perihal pengawasan TKA tersebut.

Meski begitu, Cellica mengakui kepatuhan para TKA untuk wajib lapor bagus. Mereka yang melapor telah melakukan perjalanan dari luar negeri masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

"Kami minta para TKA yang maksimal sebulan ke belakang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk melapor," kata dia.

Baca juga: TK, SD dan SMP di Karawang Diliburkan 2 Pekan Cegah Penularan Virus Corona

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X