Alat Pengukur Suhu Tubuh Langka di Palembang, Harganya Naik Rp 3,5 Juta

Kompas.com - 16/03/2020, 15:05 WIB
Seorang warga sedang dicek suhu tubuh menggunakan senjata termometer saat memasuki supermarket di Shanghai, China. AFPSeorang warga sedang dicek suhu tubuh menggunakan senjata termometer saat memasuki supermarket di Shanghai, China.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengalami kesulitan mendapatkan alat pengukur suhu tubuh atau termometer, sejak virus corona masuk ke Indonesia.

Bahkan, kelangkaan semakin jadi ketika jumlah korban penderita Corona atau Covid-19 di Tanah Air mengalami lonjakan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Palembang Ayus mengatakan, harga termometer saat ini naik lima kali lipat.

Baca juga: Mengapa Isolasi dan Karantina Penting untuk Cegah Penyebaran Corona?

Bahkan, termometer kini telah dijual dengan harga Rp 3,5 juta per unit.

"Jika harga normal biasanya Rp 700.000, sekarang dijual Rp 3,5 juta. Itu pun barangnya tidak ada," kata Ayus kepada Wali kota Palembang Harnojoyo saat rapat membahas penanganan pendemi Covid-19 di Palembang, Senin (16/3/2020).

Ayus menjelaskan, mereka sangat membutuhkan alat pengukur suhu tubuh tersebut untuk mendeteksi secara dini pencegahan virus corona.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, Wali Kota Palembang telah mengintruksikan untuk melakukan pengawasan di semua tempat seperti mal, hotel transportasi umum dan lain sebagainya.

"Kami tidak mau menggunakan alat yang asal-asalan, sehingga suhu tubuh ini harus benar-benar akurat," ujar Ayus.

Baca juga: Banten dan Tangerang Resmi Tetapkan Status KLB Virus Corona

Ayus pun mengaku akan mengambil langkah dengan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengadaan alat pengukur suhu tubuh tersebut.

"Kami akan bekerja sama dengan vendor agar bisa menyiapkan alat ini, " kata Ayus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X