Antisipasi Corona, Pemkot Jayapura Tiadakan Penggunaan Fingerprint untuk Isi Kehadiran

Kompas.com - 16/03/2020, 09:37 WIB
Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano (topi hitam) bersalaman menggunakan kaki dengan salah satu ASN, Jayapura, Papua, Senin (16/3/2020). Dok Humas Pemkot JayapuraWali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano (topi hitam) bersalaman menggunakan kaki dengan salah satu ASN, Jayapura, Papua, Senin (16/3/2020).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Hingga kini, belum ditemukan kasus warga di Kota Jayapura, Papua, terpapar virus corona.

Namun, sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.

Salah satu upaya pencegahan adalah dengan meniadakan sementara aturan mengisi daftar kehadiran secara digital melalui mesin fingerprint untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jayapura.

"Pemkot berdasarkan Perpres nomor 7 yang telah dikeluarkan, maka langkah konkret yang kita ambil, pertama, saya imbau kepada ASN menjaga kondisi tubuh mereka dengan mengonsumsi makan yang bervitamin. Juga tidak bersalaman, cipaka-cipiki, serta absen digital saya tiadakan sampai 31 Maret," ujar Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano, di Jayapura, Senin (16/3/2020).

Baca juga: WNA di Bali Meninggal di Pinggir Jalan Bukan karena Corona, tapi Kebanyakan Konsumi Miras

Ia juga meminta para ASN untuk tidak dulu berada di tempat keramaian, misalnya di pusat perbelanjaan dan perhotelan.

Mano meminta para pengelola menyiapkan segala macam alat untuk bisa meminimalisasi penyebaran virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya juga minta hotel dan mal menyiapkan alat cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh. Kepada ASN saya minta mengurangi berkumpul di tempat orang banyak," kata dia.

Baca juga: Mengapa Isolasi dan Karantina Penting untuk Cegah Penyebaran Corona?

Mano mengatakan, sampai hari ini Pemkot Jayapura belum memiliki alat lengkap untuk mendeteksi virus corona.

"Kota Jayapura belum punya alat pendeteksi (virus corona) yang lengkap, hanya ada alat pengukur suhu. Maka itu saya minta dinkes cepat meminta kepada pusat agar alat ini harus ada di Kota Jayapura," kata Mano.

Terkait dengan sekolah, ia belum memutuskan untuk meliburkan mereka dan terus memantau perkembangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X