Dua Rumah Sakit Rujukan Pasien Virus Corona di Kaltim Kekurangan Alat Pelindung Diri

Kompas.com - 12/03/2020, 17:56 WIB
RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda Kalimantan Timur jadi salah satu rumah sakit rujukan pasien virus corona, Minggu (2/2/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONRSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda Kalimantan Timur jadi salah satu rumah sakit rujukan pasien virus corona, Minggu (2/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur menyebut sebagian rumah sakit yang ditunjuk jadi rujukan pasien virus corona kekurangan alat pelindung diri (APD).

Alat pelindung diri  ini digunakan tim medis saat menangani pasien terduga maupun positif virus corona.

Dari lima rumah sakit yang dijadikan rujukan di Kaltim, dua rumah sakit masih kekurangan. Sementara, tiga lainnya memiliki stok namun terbatas.

Baca juga: Tak Ada APD, Tim Pengantar Pasien Suspect Corona Asal Garut Terpaksa Pakai Jas Hujan

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan dua rumah yang kekurangan alat tersebut yakni RSUD Panglima Sebaya di Kabupaten Paser dan RSUD Taman Husada di Kota Bontang.

Sementara tiga lainnya, RSUD Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan, RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) di Samarinda dan RSUD Aji Muhammad Parikesit, Tenggarong, Kutai Kartanegara punya stok tapi terbatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hanya dua rumah sakit kekurangan," ungkap dia saat dihubungi, Rabu (11/3/2020).

Andi menyebut, penyebab kekurangan salah satunya karena dipicu hanya sekali pakai seperti sarung tangan, baju dan masker.

"Kecuali kacamata dan sepatu yang bisa dipakai lebih dari sekali," jelasnya.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai Gunakan APD

Dia mencontohkan, selama pasien terduga corona menjalani masa inkubasi 14 hari, alat pelindung diri bagi medis harus diganti setiap hari.

Sementara, untuk satu pasien minimal enam tenaga medis menangani.

"Wajar jika terjadi kekurangan," katanya.

Soal kekurangan tersebut, Andi mengaku sudah meminta ke Kementerian Kesehatan RI.

Sayangnya, Andi tak mengetahui pasti total kekurangan maupun stok alat pelindung diri dimasing-masing rumah sakit karena tak memegang data saat dikonfirmasi wartawan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.