Cerita Kepala BKPM Usir Pimpinan Amazon gara-gara Ini...

Kompas.com - 10/03/2020, 09:07 WIB
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku pernah menyemprit Amazon lantaran enggan menggandeng pengusaha lokal saat akan membuat proyek data center di Bekasi dan Karawang.

Bahlil menceritakan, saat itu pimpinan Amazon menemuinya untuk mengajukan perizinan.

Ia pun mengajukan syarat kepada perusahaan asal Amerika itu untuk melibatkan pengusaha lokal, dengan porsi 10 persen dari jumlah investasi yang akan ditanamkan.

"Saya kemarin usir pemimpinnya (Amazon) dari ruangan saya. Saya jujur aja, gara-gara tidak mau memberikan kepada anak-anak (pengusaha) daerah," kata Bahlil dalam sambutan pada Musda Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat ke-16 di Hotel Swiss Belinn Karawang, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Mulai Hari Ini, Proses Pembuatan Izin Usaha Satu Pintu di BKPM

Alasan penolakan usulan itu, kata Bahlil, lantaran Amazon sudah menggandeng badan usaha milik negara (BUMN).

"Terus saya tanya kau datang ke ruangan saya ada apa. (Dia jawab) meminta izin. Nah, izin kau minta aja ke BUMN yang kau kasih kerjaan," ujar Bahlil mengulangi pertanyaannya kepada pimpinan Amazon.

Setelah itu, Bahlil mengaku melapor ke Presiden Jokowi.

Dua hari kemudian, kata dia, pimpinan Amazon kembali mendatanginya dan setuju dengan usulannya.

Dalam data yang ia paparkan di slide, realisasi investasi PT Amazon Data Services Indonesia pada rentang waktu Januari-Desember 2019 sebesar Rp 230,5 miliar atau 16,5 persen dari rencana investasi sebesar Rp 1,4 triliun.

Proyek pembangunan di bidang cloud computing itu dibangun di Bekasi dan Karawang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, 5 Kecamatan Zona Merah

Regional
Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Mulai 8 Juni 2020, Karawang Gelar Tes Swab Massal

Regional
Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Bertambah 71 Pasien Positif, Kasus Corona di Kalsel Capai 1.213

Regional
Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Disangka Perampok ATM, Ternyata Polisi Lagi Menghisap Sabu

Regional
Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X