Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tumpukan Kasur, Diduga Dibunuh

Kompas.com - 05/03/2020, 23:41 WIB
Ilustrasi pembunuhan KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi pembunuhan

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang wanita paruh baya ditemukan tewas berlumuran darah di salah satu kamar rumahnya di Kampung Pasir Jambu, Desa/Kecamatan Pasir Jambu, Bandung, Senin, 2 Maret 2020 sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban yang diketahui bernama Komala (62) diduga merupakan korban pencurian dengan kekerasan atau pembunuhan.

Baca juga: Ini Motif Tiga Pelaku Pembunuhan Pengusaha Tepung Bakso di Riau

Kapolsek Pasir Jambu AKP Asep Dedi mengatakan bahwa korban ini membuka warung di rumahnya.

Pagi itu, saksi Risma, hendak berbelanja di warung korban. Ia melihat jendela rumah korban yang biasa dijadikan warung, terbuka.

Risma kemudian memanggil-manggil korban dengan maksud untuk membeli sesuatu, namun tak ada jawaban.

"Saksi Risma kemudian mendatangi Rusmini, besan korban yang rumahnya tak jauh dari rumah korban. Saksi menanyakan apakah korban ada di rumah atau tidak, lantaran saat dipanggil nggak nyaut," kata Asep saat dihubungi, Kamis (5/3/2020). 

Merasa curiga, kedua saksi lalu menghampiri rumah korban.

Saksi Rusmini kemudian melakukan pengecekan. Ia masuk melalui jendela yang terbuka itu dan melihat ada tumpukan berlumuran darah.

Rusmini kemudian keluar rumah dan mencari warga lainnya untuk membantu mengecek kembali rumah korban.

Untuk memastikan tumpukan berlumuran darah itu, saksi Rusmini bersama warga yang diketahui saksi Agus kembali ke rumah korban.

Kali ini saksi mencoba masuk melalui pintu, namun terkunci.

Mendapatkan kondisi itu, saksi akhirnya melapor ke Polsek Pasirjambu.

Polisi yang melakukan pengecekan mendapati korban Komala dalam kondisi tewas berlumuran darah.

"Jenazah korban berlumuran darah, ditumpuk kasur kecil," kata Asep.

Tim inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati bahwa perhiasan yang dikenakan korban hilang.

"Kita tanya saksi terutama putranya, memang ibu ini (korban) memiliki perhiasan di tubuhnya seperti gelang, cincin dan kalung. Saat diidentifikasi perhiasan itu tak ada di tubuhnya," tutur Asep.

Polisi belum mengetahui penyebab kematian korban. Namun berdasarkan hasil olah TKP, terdapat luka di kepala korban.

Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk otopsi.

"Hasilnya belum keluar," katanya.

Menurut saksi, korban terakhir terlihat sendiri di rumahnya pada Minggu (1/3/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Sampai saat ini masih mencari orang terakhir bersama dengan korban dengan ciri tertentu," ucap Asep.

Asep mengaku cukup sulit mencari pelaku lantaran tidak ada kamera pengawas guna membantu penyelidikan.

 

Baca juga: Mayat Perempuan Bertato Burung Hantu di Lembang Diduga Korban Pembunuhan

Meski begitu, tim Reskrim masih bekerja mengungkap kasus dugaan pembunuhan atau perampokan ini.

"Ini bisa saja pembunuhan, tapi perampokan juga bisa, karena ada yang hilang. Tapi itu masih dugaan, kami masih selidiki, doakan saja semoga cepat terungkap," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.