RSUP Kandou Manado Isolasi 2 Pasien dengan Gejala Mirip Virus Corona

Kompas.com - 04/03/2020, 23:49 WIB
Ruang isolasi Irina F RSUP Kandou Manado KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYRuang isolasi Irina F RSUP Kandou Manado

MANADO, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado, Sulawesi Utara, telah mengobservasi dua pasien yang diduga terjangkit virus corona.

Sebelumnya pria asal Kota Bitung lebih dulu diisolasi karena diketahui sempat ke Malaysia.

Terbaru, satu orang asal Kota Kotamobagu yang baru dirujuk ke RSUP Kandou Manado, usai melaksakaan ibadah umrah.

"Kalau hasil nanti negatif, berarti dia bukan menderita covid, berarti dia hanya flu atau influenza yang disebabkan virus lain," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Steven Dandel, Rabu (4/3/2020) malam.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Trainset dan Stasiun LRT Palembang Disemprot Disinfektan

Kemudian, lanjut Steven, yang baru dirujuk merupakan pasien dalam pengawasan asal Kotamobagu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia ini sebelumnya umrah di Arab Saudi," katanya.

Untuk sementara, kedua pasien tersebut dirawat di ruang isolasi RSUP Prof Kandou karena memiliki gejala mirip virus corona.

"Karena mereka ada bantuk, panas, ada keluhan sesak dan adanya riwat perjalanan ke negera yang terjangkit. Hanya itu saja kriteriannya. Kalau hasilnya negatif kita pulangkan," jelas Steven.

Baca juga: 2 Penumpang Suspect Corona, Risma Tolak Kedatangan Kapal Pesiar Viking Sun

Dia mengklaim, pihaknya telah mengobservasi beberapa pasien yang diduga terjangkit virus corona dalam beberapa bulan terakhir.

"Sebelumnya lima kasus sudah ditangani dan dipulangkan, karena hasilnya negatif," ujarnya.

Ia menegaskan, isolasi pasien dalam pengawasan ini hanya sebagai standar operasional prosedur (SOP) layanan publik pencegahan dan pengendalian penyakit menular.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X