Tak Cuma Pukul, 3 Pelajar SMA di Kupang Lempari Guru Pakai Batu dan Kursi

Kompas.com - 04/03/2020, 13:07 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KUPANG, KOMPAS.com - Tiga pelajar SMA Negeri 1 Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menganiaya guru kelas mereka hingga babak belur.

Tak terima dianiaya, guru yang diketahui bernama Yelfret Malafu (45) itu melaporkan tindakan itu ke Kepolisian Sektor Fatuleu.

Laporan terdaftar dengan nomor LP/ B/17/ III/2020.Sek Fatuleu.

Setelah menerima laporan itu, polisi menangkap pelaku. Tiga pelajar itu berinisial CYT (19), YCVPH (17), dan OK (19).

Baca juga: Kronologi Penangkapan Penimbun Masker dan Antiseptik di Semarang, Terlacak di Medsos

Pejabat Humas Polres Kupang Aipda Randy Hidayat mengatakan, tiga pelajar itu diperiksa di Polsek Fatuleu.

Randy menyebut, penganiayaan bermula saat sang guru menanyakan daftar hadir kepada muridnya.

"Guru ini dianiaya karena menanyakan daftar hadir kepada para pelaku dan murid yang lain," ungkap Randy kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2020).

Sang guru menegur tiga siswa itu karena belum mengisi daftar hadir. Pelaku pun tiba-tiba marah karena ditegur.

Ketiga siswa itu langsung memukul sang guru sampai terjatuh.

Tak sampai di situ, para siswa juga menginjak kepala gurunya itu.

"Saat guru tersebut jatuh, para pelaku lalu menginjak kepala sang guru dan melempar dengan kursi dan batu," kata Randy.

Baca juga: Hingga Hari Ini, Ada 9 Pasien Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso

Akibat penganiayaan itu, Yelfret mengalami luka dan memar di sekujur tubuh.

"Para pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Fatuleu," kata Randy.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Gresik, PDI-P Dukung Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

Pilkada Gresik, PDI-P Dukung Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

Regional
Siswa SMP di Kota Semarang Bakal Dapat Kuota Internet Gratis untuk Belajar Daring

Siswa SMP di Kota Semarang Bakal Dapat Kuota Internet Gratis untuk Belajar Daring

Regional
Tabrakan, Toyota Avanza Terbakar di Tol Bawen

Tabrakan, Toyota Avanza Terbakar di Tol Bawen

Regional
Lutung Jawa Ditemukan Tergantung, BBKSDA Jatim Selidiki Dugaan Perburuan Liar

Lutung Jawa Ditemukan Tergantung, BBKSDA Jatim Selidiki Dugaan Perburuan Liar

Regional
Kura-kura Leher Ular di Rote Ndao, NTT, Telah Punah

Kura-kura Leher Ular di Rote Ndao, NTT, Telah Punah

Regional
Jaringan Telkomsel Lumpuh Total di Pekanbaru, Warga Padati Konter Beli Kartu Jaringan Lain

Jaringan Telkomsel Lumpuh Total di Pekanbaru, Warga Padati Konter Beli Kartu Jaringan Lain

Regional
Perbankan di Banyumas Diminta Fasilitasi Tes Swab Karyawan

Perbankan di Banyumas Diminta Fasilitasi Tes Swab Karyawan

Regional
HUT ke-33 Arema, DPRD Kota Malang Janji Ajukan Perda Tentang Arema Day

HUT ke-33 Arema, DPRD Kota Malang Janji Ajukan Perda Tentang Arema Day

Regional
Gara-gara Kupon Daging Kurban, Ketua RT Dilaporkan ke Polisi

Gara-gara Kupon Daging Kurban, Ketua RT Dilaporkan ke Polisi

Regional
Sleman Gunakan Sistem E-voting dalam Pelaksanaan Pilkades

Sleman Gunakan Sistem E-voting dalam Pelaksanaan Pilkades

Regional
Gunungkidul Tunjuk Puskesmas Ponjong II sebagai Tempat Karantina

Gunungkidul Tunjuk Puskesmas Ponjong II sebagai Tempat Karantina

Regional
Ditolak Masuk SD, Bocah Disabilitas Ini Tulis Surat Menyentuh untuk Ganjar

Ditolak Masuk SD, Bocah Disabilitas Ini Tulis Surat Menyentuh untuk Ganjar

Regional
Kronologi Penyerangan Staf KPU Yahukimo, Korban Dicegat dan Ditikam dari Belakang

Kronologi Penyerangan Staf KPU Yahukimo, Korban Dicegat dan Ditikam dari Belakang

Regional
Jaringan Telkomsel Mati Total di Pekanbaru, Warga: Saya Kira Ponselnya yang Rusak

Jaringan Telkomsel Mati Total di Pekanbaru, Warga: Saya Kira Ponselnya yang Rusak

Regional
Staf KPU Yahukimo Tewas Dibacok, Diadang Saat Pulang Mengantar Obat

Staf KPU Yahukimo Tewas Dibacok, Diadang Saat Pulang Mengantar Obat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X