Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Senjata yang Digunakan Tembaki 3 Truk BUMN di Papua Diduga Milik TNI Dibawa Heli MI-17 yang Jatuh

Kompas.com - 03/03/2020, 16:55 WIB
David Oliver Purba

Editor

KOMPAS.com - Iring-iringan tiga truk milik BUMN Wijaya Karya ditembaki di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (2/3/2020).

Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan pelaku penembakan.

Namun, diduga kuat senjata yang digunakan merupakan milik TNI yang dibawa oleh Heli MI-17 yang menabrak tebing di Pegunungan Mandala yang berada di Distrik Oksop.

Diketahui sampai saat ini senjata milik TNI di heli tersebut belum juga ditemukan.

"Jelas ada kemungkinan itu senjata milik TNI yang dibawa Heli MI17," kata dia saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: 3 Truk Milik BUMN Wijaya Karya Ditembaki di Pegunungan Bintang, Papua, Satu Kendaraan Kecelakaan

Beruntung, tembakan tersebut tidak melukai siapapun.

Hanya saja kejadian tersebut membuat sopir truk panik dan satu truk mengalami kecelakaan.

Seperti diketahui, helikopter MI-17 hilang kontak sejak 28 Juni 2019.

Helikopter MI-17 milik TNI AD ditemukan dalam kondisi hancur di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (10/2/2020).

Sebanyak 12 jenazah korban jatuhnya helikopter MI-17 telah berhasil dievakuasi ke Jayapura dan telah dikembalikan ke keluarga.

Diketahui ada 10 pucuk senjata api milik TNI AD hilang dalam insiden tersebut. 

Terdata ada 10 pucuk senjata api yang terdiri 7 senjata laras panjang dan 3 pistol. Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Baca juga: KKB Semakin Beringas, TNI-Polri Tetapkan Siaga Satu di Distrik Tembagapura

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com