Ini Ciri-ciri Mayat Berkalung Tasbih yang Ditemukan dalam Kebun Tebu di Jember

Kompas.com - 02/03/2020, 21:50 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Warga Dusun Curahputih, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, Jawa Timur, dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas di kebun tebu sudah tinggal tulang belulang, Minggu (1/3/2020) siang.

Kapolsek Tanggul AKP Sugeng Piyanto mengatakan, belum bisa memastikan identitas mayat tersebut.

“Hanya didapati petunjuk berupa kalung tasbih yang melekat di leher mayat,” katanya kepada Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Jenazah Manusia Berkalung Tasbih Bikin Geger Warga Jember

Ia menjelaskan, ciri-ciri mayat tersebut adalah laki-laki, usia sekitar 40 tahun.

Saat ditemukan, katanya, mayat tersebut menggunakan jaket sabu-abu, kaos oblong merah dan memakai sarung biru bermotif kotak-kotak. Kemudian sepasang sandal jepit merah yang melekat di mayat.

" Mayat kami bawa ke RS dr Soebandi untuk dilakukan otopsi," katanya.

Baca juga: Kronologi Suami Bunuh Istri dengan Besi Per Mobil

Ia pun mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melapor ke polisi.

Sugeng mengatakan, mayat itu pertama kali ditemukan tiga buruh yang sedang bekerja di lahan tebu sekitar pukul 12.00 WIB.

“Mereka mencium bau busuk, lalu mencari sumber bau yang sangat menyengat itu,” katanya.

Baca juga: Sopir Truk Tewas Diamuk Massa di Depan Polisi, Ini Penjelasan Kapolda

Setelah melakukan pencarian, mereka menemukan mayat tersebut yang sudah tinggal tulang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X