Kompas.com - 02/03/2020, 21:43 WIB
Jenazah seorang pelajar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang tewas tersengat listrik saat bersembunyi diatas atap plafon tengah disemayamkan di rumah duka. Senin, (2/3/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Jenazah seorang pelajar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang tewas tersengat listrik saat bersembunyi diatas atap plafon tengah disemayamkan di rumah duka. Senin, (2/3/2020).

GOWA, KOMPAS.com - Bersembunyi di atap plafon untuk bermain game, seorang pelajar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tewas tersengat listrik.

Polisi yang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) mengamankan potongan kabel listrik sebagai barang bukti sementara korban langsung dievakuasi ke rumah duka.

Peristiwa yang terjadi Senin (2/3/2020) pada pukul 15.30 Wita di salah satu asrama santri Pondok Pesantren Ar Rahman Taffidzul Quran Karaengta, Desa Bontoala, Kecamata  Pallangga ini bermula saat korban, FR (14), dilarang oleh gurunya untuk menggunakan ponsel lantaran masih dalam proses belajar mengajar.

Baca juga: Singkirkan Kabel yang Melintang di Jalan, Pria Ini Tewas Tersengat Listrik

FR kemudian keluar ruang kelas dan menuju asrama bersama dua rekannya, FA (13) dan FJ (13).

"Mereka ini sengaja sembunyi di atas plafon untuk membuka ponselnya dan di atas ada kabel telanjang" kata AKP Hendra Suyanto yang dikonfirmasi Kompas.com di lokasi kejadian.

Polisi yang menggelar olah TKP kemudian mengamankan potongan kabel serta charger ponsel sebagai barang bukti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, polisi juga memeriksa FA dan FJ sebagai saksi. Jenazah korban sendiri sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Syech Yusuf dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di Sungguminasa untuk disemayamkan.

Baca juga: Pekerja Gali Lubang Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Menggali Jalur Pipa

Korban sendiri merupakan pelajar kelas 2 dan anak sulung dari empat bersaudara dari pasangan Mustari Daeng Bora (40) dan Irma Sirajuddin (39).

Pihak keluarga sendiri menolak otopsi dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah bagi keluarga

"Kami ikhlas dan kami anggap ini musibah bagi kami," kata Irma ibu korban saat dikonfirmasi Kompas.com di rumah duka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X