Bukit Girijaya Bogor Longsor, Akses Jalan Jonggol-Cikalong Terputus

Kompas.com - 01/03/2020, 17:34 WIB
Sejumlah kendaraan terpaksa memutar arah untuk menghindari akses jalan tertutup di jalan transyogi Tanjungsari-Cianjur, Kampung Girijaya RT 08/04, Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dokumentasi BPBD Kabupaten BogorSejumlah kendaraan terpaksa memutar arah untuk menghindari akses jalan tertutup di jalan transyogi Tanjungsari-Cianjur, Kampung Girijaya RT 08/04, Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor menyebabkan Jalan Transyogi Tanjungsari-Cianjur, Kampung Girijaya RT 008 RW 004, Desa Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, longsor pada Sabtu (29/02/2020) malam.

Akibatnya, jalur utama Bogor-Cianjur via Jonggol lumpuh total sehingga tidak dapat dilintasi.

Bahkan, longsor di tebing Bukit Girijaya itu juga berdampak pada jembatan dan gorong-gorong yang amblas hingga sekitar 60 sentimeter.

Baca juga: Pencarian Korban Tertimbun Longsor Tasikmalaya Terkendala Cuaca

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, untuk sementara jalan yang menghubungkan lokasi antar-kecamatan itu ditutup total karena akses jalan terputus.

"Iya benar, longsor di jalan Jonggol-Cikalong (Cianjur) dan jalan putus total akibat longsoran dari bukit (Girijaya) itu dan menutupi jalan sampai sekarang," ujar Adam, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (1/3/2020).

"Karena hujannya deras mengakibatkan tebingan itu bergerak (longsor) setinggi 50 meter dan lebarnya 150 meter hingga menutup akses jalan dan amblasnya jembatan," sambung dia.

Adam menyebut, longsor itu disebabkan hujan dan tanah di bukit tersebut labil. Berdasarkan laporan assesmen, lanjut dia, tak ada korban jiwa begitupun dengan rumah warga.

"Korban enggak ada dan penyebabnya karena hujan ditambah lagi tanah di bukit itu tidak stabil," ungkap dia.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungsari Iptu Muhaemin menuturkan, upaya serta respons yang cepat dilakukan oleh Polsek Tanjungsari dengan dibantu pihak pemerintah setempat untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas yang menuju arah Bogor dan Cianjur secara bergantian.

"Hingga saat ini, kami masih melakukan upaya rekayasa arus lalu lintas dengan dibantu oleh warga setempat dan pihak Pemerintah Kecamatan Tanjungsari, agar tidak terjadinya kemacetan berkepanjangan," tutur dia.

Baca juga: Tim Gabungan dan Alat Berat Dikerahkan Cari Pengendara Motor yang Tertimbun Longsor di Tasikmalaya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X