Mencuri Puluhan Slop Rokok, Kiswanto Tertangkap Warga Saat Naik Angkot

Kompas.com - 18/02/2020, 15:35 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

KULON PROGO, KOMPAS.com - Penjara belum membuat jera. Kiswanto kembali mencuri, tapi kali ini ia mengincar sebuah toko kelontong yang jauh dari tempat tinggalnya di Dusun Karangasem, Desa Jomboran, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pria berumur 48 tahun ini menguras uang Rp 14,5 juta dari meja kasir, 56 slop rokok dari toko milik Surono (45) di Kalurahan (desa) Kaliagung, Kapanewon (Kecamatan) Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada malam pukul 22.30 WIB, akhir Januari 2020 lalu.

Ia membungkus semua barang curiannya dengan sarung, karung, dan kain yang ada dalam toko.

"(Rokok) untuk saya pakai sendiri dan rencananya saya simpan di rumah. Uang untuk keluarga (sebagai hasil kerja selama ini). Keluarga tidak ada yang tahu (hasil dari mencuri)," kata Kiswanto di Mapolres Kulon Progo, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap Warga Kalbar yang Selundupkan Ribuan Butir Telur Penyu ke Malaysia

Kiswanto masih dalam masa tahanan polisi sampai kini.

"Kami masih mengembangkannya, karena bisa jadi ada aksi lain di banyak toko seperti ini," kata Plh Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, Ajun Komisaris Munarso.

Kronologi

Awalnya, Kiswanto bertandang ke rumah kerabatnya di Kulon Progo.

Timbul niat untuk mencuri, apalagi penghasilan dari bertani dirasa tidak menjanjikan. Ia memilih mini market di Kaliagung.

Ia melihat-lihat dulu sambil membeli minuman.

Malam itu, ia datang dengan motor. Kiswanto sudah menyiapkan linggis untuk aksinya.

Ia masuk lewat belakang toko dan mendapati tangga. Ia pun naik dan masuk lewat genting. Tidak lupa ia mencabut kamera CCTV di sana.

Ia menjarah  rokok dan uang dan membawa dengan bungkusan seadanya.

Warga yang tahu menyebarkan kabar itu via Whatsapp. Warga pun mencari. Ia tidak bisa membawa pergi barang akibat ketahuan warga.

Kiswanto meninggalkan motor beserta jarahannya.

Kiswanto hendak melarikan diri dengan naik angkot pukul 05.30.

Sopir angkot curiga dengan penampilan penumpangnya yang tidak bersandal, pakaiannya kotor dan basah.

Sopir menyebarkan informasi via WA tentang penumpang yang mencurigakan ini.

Baca juga: Polisi Sempat Tangkap Putra Kiai Pelaku Pencabulan, tapi Dihalangi Massa

Tak lama, Kiswanto tertangkap warga. Mereka menemukan uang tunai puluhan juta rupiah. Pelaku pun mengakui perbuatannya.

Setelah sempat dihakimi, warga menyerahkannya  ke Polsek Sentolo.

"Saya tidak akan mengulanginya lagi. Saya tidak akan mengulanginya lagi," katanya.

Ia berjanji tidak mengulangi perbuatannya, meski pun ini kali kedua ia berurusan dengan polisi. Sebelumnya, ia pernah mencuri beras.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-3 E dan Pasal 363 Ayat 1 ke-5 E KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta Buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta Buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Regional
Begini Cerita Seorang Santri Nekat Naik Tiang Bendera Saat Upacara Bendera di Gorontalo...

Begini Cerita Seorang Santri Nekat Naik Tiang Bendera Saat Upacara Bendera di Gorontalo...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X