Polisi Tangkap Warga Kalbar yang Selundupkan Ribuan Butir Telur Penyu ke Malaysia

Kompas.com - 18/02/2020, 10:41 WIB
Barang bukti 4.255 telur penyu yang dikemas di dalam 6 kardus diamankan aparat Polres Sambas, Kalimantan Barat. dok Polres SambasBarang bukti 4.255 telur penyu yang dikemas di dalam 6 kardus diamankan aparat Polres Sambas, Kalimantan Barat.

SAMBAS, KOMPAS.com - Polisi menggagalkan upaya penyeludupan 4.255 butir telur penyu yang dibagi dalam 6 kardus di Jalan Raya Pelabuhan Perintis Sintete, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno menerangkan, selainkan meyita telur penyu yang akan diselundupkan, polisi juga menangkap seorang pria berinisial S yang diduga sebagai pemilik.

"Tersangka S kita amankan berikut barang bukti 4.255 butir telur penyu yang dikemas di dalam 6 kardus," kata Prayitno, Senin (17/2/2020) malam.

Baca juga: Penyu Hijau yang Diselamatkan Keluarkan Tinja Berisi 13 Gram Plastik

Prayitno menerangkan, pengungkapan kasus tersebut bermula Minggu (16/2/2020).

Saat itu, kepolisian mendapat informasi masyarakat adanya seseorang yang membawa telur penyu dan kapalnya bersandar di Pelabuhan Sintete.

Dugaan sementara, 4.255 telur penyu itu akan dibawa ke Malaysia untuk dijual.

"Saat sedang melintas keluar pelabuhan menggunakan minibus, tersangka diamankan dan langsung dilakukan penggeledahan," ujar Prayitno.

Baca juga: Belasan Penyu Sisik Jadi Daya Tarik Wisata di Dermaga Pulau Sebesi

Saat ini, tersangka S yang merupakan warga Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, beserta barang bukti digelandang aparat kepolisian ke Mapolres Sambas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya S dijerat Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Tersangka S masih dalam pemeriksaan penyidik untuk pengembangan selanjutnya," tutup Prayitno.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran di Kotabaru Kalsel, 150 Rumah Habis Terbakar

Kebakaran di Kotabaru Kalsel, 150 Rumah Habis Terbakar

Regional
Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Regional
Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Regional
Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Regional
3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X