Sulit Identifikasi, Polisi Buat Sketsa Mayat Ditemukan di Jalan Raya Senggigi

Kompas.com - 17/02/2020, 13:55 WIB
Dirkrimum Polda NTB AKBP Hari Brata KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDDirkrimum Polda NTB AKBP Hari Brata

MATARAM, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini masih kesulitan mengidentifikasi mayat perempuan yang ditemui di Jalan Raya Senggigi, Lombok Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda NTB AKBP Hari Barata menyebutkan, untuk mempermudah mengidentifikasi korban, polisi telah membuat sketsa wajah, yang akan mendekati wajah dari korban.

Baca juga: Ini Kesulitan Polisi Ungkap Identitas Mayat Perempuan di Senggigi

"Kami sudah membuat sketsa wajah dari korban, walaupun tidak mirip-mirip amat, yang pasti ada gambaran untuk mencocokan nanti jika ada keluarga yang melapor," kata Brata, saat dikonfirmasi Senin (17/2/2020).

Pihak kepolisian masih sulit mengidentifikasi mayat karena kondisinya sudah membusuk.

"Kesulitan dalam identifikasi ini karena kondisi jenazah yang sudah membusuk, sehingga minim untuk mengenali wajahnya," kata Brata.

Walaupun Tim Indonesia Automatic Finger Print Indentification System (Inafis) Mabes Polri sudah mengambil sidik jari, namun hal tersebut belum dapat mengungkap siapa korban.

"Tim Inafis Mabes sudah datang, dan sudah mengambil sidik jari, namun sidik jarinya belum kelihatan semua," ujar Brata.

Baca juga: 5 Fakta Misteri Jenazah Perempuan Dalam Plastik di Senggigi

Sebelumnya, mayat perempuan tersebut ditemukan pada Rabu (5/2) di Jalan Raya Senggigi dengan terbungkus plastik sampah warna hitam.

Hingga memasuki dua pekan, mayat korban masih di ruangan otopsi karena masih dibutuhkan untuk penyelidikan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Ibu Rumah Tangga Histeris Minta Tolong Saat Diterkam dan Diseret Buaya

Regional
Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Regional
Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Regional
Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X