Dua Mahasiswa Bali yang Selesai Dikarantina di Natuna Dipantau Selama Seminggu

Kompas.com - 17/02/2020, 13:54 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya, Senin (17/2/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKepala Dinas Kesehatan Bali, I Ketut Suarjaya, Senin (17/2/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan memantau kesehatan dua mahasiswa asal Denpasar dan Gianyar yang baru saja menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengatakan, pemantauan dilakukan selama seminggu.

Baca juga: Kondisi Mahasiswa Maluku yang Diduga Terjangkit Virus Corona Membaik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali ingin memastikan dua mahasiswa yang berkuliah di China itu dalam keadaan sehat.

"Satu minggu ini saja (pemantauan) sudah selesai. Minggu ini clear selesai. Gejala klinisnya bagaimana," kata Suarjaya di Denpasar, Senin, (17/2/2020).

Suarjaya mengaku sebenarnya tak ada masalah dengan kondisi dua mahasiswa tersebut.

Mereka telah dinyatakan sehat dan bebas dari virus corona usai menjalani observasi selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.

"Mereka kan bukan orang sakit. Kalau dia sakit baru kita atensi. Sekarang tak ada kecurigaan lagi karena sudah 14 hari (dikarantina)," kata Suarjaya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 285 warga yang dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau, telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Baca juga: Turis China Positif Virus Corona usai dari Bali, Tiga Hotel Dicek

Mereka diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 737 menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Setelah tiba di Jakarta, ratusan WNI yang dikarantina itu melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X