Viral Gubernur Kalteng Sugianto Minta Ambulans Balik Arah Saat Evakuasi Korban Kecelakaan Beruntun

Kompas.com - 16/02/2020, 06:40 WIB
Gubernur mengevakuasi korban kecelakaan beruntun (Sumber: Tribunnews/Youtube) Gubernur mengevakuasi korban kecelakaan beruntun (Sumber: Tribunnews/Youtube)

KOMPAS.com- Sebuah video viral memperlihatkan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran turut terjun mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di Jalan Jenderal Sudirman KM 38 arah Sampit-Pangkalan Bun, Jumat (14/2/2020).

Dalam kecelakaan itu, Sugiyanto Sabran terlihat membantu korban kecelakaan, memberhentikan laju sebuah ambulans dan memintanya berbalik arah.

Baca juga: Marah Saat Laga Kalteng Putra Vs Persib Bandung, Ini Kata Gubernur Kalteng

Kronologi

Ilustrasi kecelakaan bus di jalan bebas hambatan. Sumber: Shutterstock Ilustrasi kecelakaan bus di jalan bebas hambatan. Sumber: Shutterstock
Melansir Tribunnews, peristiwa tabrakan bermula saat sebuah mobil keluarga melintas dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun.

Dari arah berlawanan, sebuah truk pengangkut minyak kelapa sawit tiba-tiba muncul.

Mobil bertabrakan hingga mengakibatkan truk terbalik. Truk itu kemudian menghantam mobil lain yang tengah melaju.

Tabrakan kedua terjadi saat mobil travel dari Lamandau melintas dan tak bisa menghindar.

Dua orang mengalami luka ringan sedangkan dua lainnya terluka berat.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Truk Derek dan Bus di Tol Semarang-Solo, 2 Tewas dan 17 Luka-luka

Berhentikan dan minta ambulans balik arah

Ilustrasi ambulansShutterstock Ilustrasi ambulans
Di saat yang sama, rombongan Gubernur Sugianto Sabran melintas menuju Pangkalan Bun.

Gubernur yang mengetahui kecelakaan tersebut langsung turun bersama rombongan, salah satunya anggota DPR RI Agustiar Sabran.

Mereka membantu mengevakuasi korban. Bahkan ada korban yang kondisinya sempat terjepit mobil.

Mengetahui adanya korban luka berat, Gubernur memberhentikan sebuah ambulans yang melintas berlawanan arah menuju rumah sakit.

Ambulans itu diketahui mengantarkan pasien pulang berobat.

Sugianto meminta ambulans tersebut berbalik arah dan menolong korban kecelakaan menuju rumah sakit.

Sedangkan pasien yang sedianya diantar pulang oleh ambulans itu diturunkan dan diantarkan menggunakan mobil rombongan gubernur.

"Saya minta masyarakat berhati-hati dalam berkendara dan mengatur kecepatan maksimal 60 km/jam," kata Sugianto.

Kewaspadaan perlu ditingkatkan, lebih-lebih di jalur padat seperti lokasi tempat kecelakaan terjadi.

Video viral tersebut dibenarkan oleh polisi.

"Yang kecelakaan bukan rombongan gubernur. Kebetulan gubernur lewat dan membantu korban kecelakaan itu," kata Kasat Lantas Kotawaringin AKP Yudha Setiawan.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul VIRAL: Gubernur Kalteng Paksa Turunkan Pasien Ambulans di Tengah Jalan untuk Tujuan Mulia Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Regional
Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Regional
Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Regional
Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Regional
BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Regional
Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Regional
Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Regional
Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Regional
Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Regional
Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video 'Hancurkan Risma' Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video "Hancurkan Risma" Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Regional
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X