Sempat Dikarantina, Tujuh Warga di Tanjungpinang Negatif Virus Corona

Kompas.com - 14/02/2020, 14:37 WIB
Hasil laboratorium menyatakan tujuh warga Tanjungpinang yang sempat diduga suspect virus corona dinyatakan negatif alias sehat, Jumat (14/2/2020). Tujuh warga Tanjungpinang ini sebelumnya yang merupakan satu keluarga dikarantina di rumahnya sendiri sejak 30 Januari 2020 lalu. Mereka dikarantina setelah melakukan perjalanan dari Singapura dan Malaysia. KOMPAS.COM/HADI MAULANAHasil laboratorium menyatakan tujuh warga Tanjungpinang yang sempat diduga suspect virus corona dinyatakan negatif alias sehat, Jumat (14/2/2020). Tujuh warga Tanjungpinang ini sebelumnya yang merupakan satu keluarga dikarantina di rumahnya sendiri sejak 30 Januari 2020 lalu. Mereka dikarantina setelah melakukan perjalanan dari Singapura dan Malaysia.

TANJUNGUPINANG, KOMPAS.com - Hasil laboratorium menyatakan tujuh warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang sempat diduga suspect virus corona dinyatakan negatif, Jumat (14/2/2020).

Tujuh warga Tanjungpinang ini sebelumnya yang merupakan satu keluarga dikarantina di rumahnya sendiri sejak 30 Januari 2020 lalu. 

Mereka dikarantina setelah melakukan perjalanan dari Singapura dan Malaysia.

Sepulang dari perjalanan itu, Pemerintah Singapura mengeluarkan notifikasi terhadap mereka yang dijangkiti virus corona.

Baca juga: Karantina Corona Selesai, Khofifah akan Kawal Kepulangan 65 Warganya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan, selama periode observasi mereka selalu menunjukkan hasil baik dan sehat.

Dari hasil laboratorium hasil pemeriksaan sputum atau orofaring dan nasofaring mereka juga diinformasikan negatif.

"Alhamdulillah ini adalah pemeriksaan kesehatan terakhir selama mereka menjalani karantina di rumah," kata Rustam.

Rustam menegaskan agar masyarakat Tanjungpinang tidak resah dan khawatir terhadap kemungkinan tertular coronavirus.

"Ketujuh orang ini dalam kondisi sehat dan tidak terinfeksi virus korona," tegasnya.

Baca juga: Jelang Berakhirnya Karantina WNI di Natuna, Gubernur Sumut: Bila Perlu Saya Jemput...

Meski demikian, mereka diharuskan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan senantiasa mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rajin melakukan aktivitas fisik, memakai masker saat di keramaian dan sering mencuci tangan pakai sabun antiseptik.

"Negara negara tetangga kita semuanya sudah teridentifikasi tertular coronavirus ini, maka potensi negara kita, khususnya Tanjungpinang yang berada di daerah perbatasan sangat berpotensi untuk tertular," jelasnya.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait sepakat melakukan upaya preventif terhadap virus korona yang mana daerah Tanjungpinang merupakan wilayah kedatangan para wisatawan dari mancanegara.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X