Polisi Datangkan Psikolog, Dalami Kasus Begal Payudara Berkapak di Pasaman Barat

Kompas.com - 10/02/2020, 12:18 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Ilustrasi pelecehan seksual.

PADANG, KOMPAS.com - Untuk mendalami kasus pembegalan payudara yang dilakukan tersangka R (23), polisi akan mendatangkan psikolog.

Tersangka R diduga mengalami kelainan seks sehingga hanya melakukan pembegalan payudara dan menggerayangi kemaluan korban tanpa melakukan hubungan intim.

"Kita akan datangkan psikolog untuk mendalami kasus ini. Setelah melalukan aksinya R meninggalkan korban tanpa berhubungan intim," kata Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat, AKP Omri Yan Sahureka yang dihubungi Kompas.com, Senin (10/2/2020).

Omri mengatakan dari hasil pemeriksaan, korban mengaku hanya diremas dan dikerayangi tanpa dipaksa berhubungan intim.

"Motifnya ini yang akan kita dalami. Mungkin dia mengalami kelainan sehingga dibutuhkan psikolog," jelas Omri.

Baca juga: Korban Begal Payudara di Pasaman Barat Bertambah Jadi 11 Orang

Omri mengatakan dalam setiap melancarkan aksinya, R membawa kapak dengan tujuan menakut-nakuti korbannya.

R mengintai korbannya yang membawa motor sendirian di jalan perkebunan sawit yang sepi di Jorong Giri Maju Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

"Setelah itu, tersangka menghadang korban dengan membawa kapak. Korban yang takut kemudian diremas payudaranya dan dikerayangi. Setelah itu, tersangka pergi," jelas Omri.

Sebelumnya diberitakan, korban pembegalan payudara di Pasaman Barat, Sumatera Barat yang dilakukan tersangka R (23) bertambah.

Sebelumnya hanya 10 orang yang melapor ke polisi dan sekarang sudah 11 orang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Terlantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Terlantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X