Dapat Nilai Tertinggi Saat Seleksi CPNS, Ini Metode Martinus Kerjakan Soal

Kompas.com - 05/02/2020, 19:56 WIB
Foto : Heribertus Martinus Moskati pose bersama isterinya, Fransiska Dalima di halaman kantor Bupati Manggarai Timur, Selasa (4/2/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Heribertus Martinus Moskati pose bersama isterinya, Fransiska Dalima di halaman kantor Bupati Manggarai Timur, Selasa (4/2/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Heribertus Martinus Moskati (34), seorang warga di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, tak menyangka mendapatkan nilai tertinggi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil ( CPNS) di Kabupaten Manggarai Timur, pada Selasa (4/2/2020).

Pasalnya, dalam mengikuti tes CPNS pada tahun-tahun sebelumnya ia mengaku selalu gagal.

Namun, berkat dukungan keluarga dan ketekunan belajar yang dilakukan selama ini, ternyata hal itu bisa merubah kondisinya.

Bahkan, ia tak hanya mencapai passing grade atau ambang batas kelulusan, tapi dalam tes CPNS periode 2019 itu ia berhasil mendapat nilai skor hingga 436.

Dengan nilai tersebut, ia dinobatkan sebagai peserta dengan nilai tertinggi.

Baca juga: Joki CPNS Ini Kabur Setelah Dicurigai Pengawas

Martinus sapaan akrabnya, mengaku awalnya sempat gugup sebelum mengerjakan soal. Apalagi melihat waktu yang disediakan panitia untuk tes terus berjalan.

Namun, setelah mengamati soal beberapa saat, ia merasa menemukan metode. Dan setelah dilakukan ternyata mendapatkan ketenangan dalam mengerjakan soal.

"Saya melihat soal TIU ada yang gampang. Saya mencoba untuk mengerjakan itu lebih awal. Dari situ, batin saya mulai merasa tenang dan akhirnya saya memiliki waktu yang tersisa untuk mengerjakan soal TWK dan TKP," kata Martinus.

Melihat suaminya mendapat nilai tertinggi dalam tes CPNS tersebut, istri Martinus, Fransiska Dalima merasa bangga.

Bahkan setelah melihat suaminya sudah keluar ruangan, ia langsung lari menghampiri dan memeluknya.

"Siapapun ya, pasti merasa bangga dan bahagia ketika melihat suaminya mendapatkan nilai yang sangat memuaskan. Ternyata usaha kami selama ini tidak sia-sia. Hari ini kami benar memahami arti dari sebuah ketekunan dan perjuangan," kata Fransiska.

Menurutnya, nilai ujian suaminya itu juga menjadi kado terbaik bagi keluarganya di awal tahun ini.

Penulis : Kontributor Maumere, Nansianus Taris | Editor : Abba Gabrillin

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

Regional
Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

Regional
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

[POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Regional
Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

Regional
Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

Regional
Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

Regional
Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

Regional
Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Regional
Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Satu Keluarga di Timika Diserang OTK, Bapak Tewas, Anak Terluka, Ibu Selamat

Regional
Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Cerita Pilu Driver Ojol Ditipu Rp 700.000 Usai Antar dari Purwokerto ke Solo...

Regional
Petugas Haji di Pamekasan Positif Covid-19

Petugas Haji di Pamekasan Positif Covid-19

Regional
WN Bulgaria PDP Corona di Lombok Kabur dari RS, Ditangkap di Villa

WN Bulgaria PDP Corona di Lombok Kabur dari RS, Ditangkap di Villa

Regional
7 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal, 21 Pasien Positif Masih Dirawat

7 PDP Corona di Kabupaten Bogor Meninggal, 21 Pasien Positif Masih Dirawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X