Mantan Kades Jual Sabu, Mengaku untuk Biaya "Nyalon"

Kompas.com - 05/02/2020, 05:30 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ EDI JUNAEDIIlustrasi

GRESIK, KOMPAS.com - Didik Kuswanto (35), mantan Kepala Desa (Kades) Jatikalang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Jawa Timur, ditangkap Satresnarkoba Polres Gresik karena kedapatan mengedarkan dan menjual narkotika jenis sabu.

Didik dan rekannya Supriyadi (36), juga warga Prambon, ditangkap polisi saat kedapatan mengedarkan sabu di depan sebuah toko swalayan yang ada di Gresik, akhir Januari 2020 lalu.

"Benar untuk yang tersangka Didik sebelumnya merupakan mantan Kades Jatikalang," ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Heri Kusnanto saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Tulis Curhatan Setahun Sebelum Tewas, Terkuak 5 Fakta Hidup Delis, Siswi SMP yang Ditemukan di Gorong-gorong

Kepada polisi, Didik mengaku nekat berjualan sabu untuk mencicil utang biaya pencalonan dirinya saat kembali maju dalam kontestansi Pemilihan Kepala Desa periode kali ini, namun kalah.

"Pengakuannya seperti itu. Buat kembalikan modal maju Pemilihan Kepala Desa kemarin (periode saat ini)," ucap dia.

Baca juga: 10 Tahun Tinggal Dalam Goa, Tidur di Bawah Tebing dan Khawatir Saat Air Pasang

Polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,24 gram yang telah dibungkus dalam kemasan plastik dari tangan pelaku. Selain itu, ada pula dua handphone dan sepeda motor Honda Beat, yang turut diamankan sebagai barang bukti.

"Penangkapan Didik dan Supriyadi merupakan pengembangkan kasus yang berhasil kami lakukan dari keterangan tersangka lain atas nama Adip Utomo yang berprofesi sebagai sopir truk ayam yang sudah lebih dulu kami amankan," tutur Heri.

Baca juga: Pengikut King of The King Sebut Dony Pedro Anggota TNI Aktif, Bertugas di Bandung

Sementara itu, Didik mengaku mendapatkan sabu dari Hermanto (31), warga Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, yang pada hari ini dibekuk pula oleh aparat kepolisian.

Para pelaku ini dijerat pihak kepolisian dengan Pasal 114 ayat 1 junto Pasal 112 ayat 1 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Regional
'Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien'

"Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien"

Regional
Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X