Polisi Telusuri Otak Penculikan Anak di Gresik

Kompas.com - 04/02/2020, 13:21 WIB
Pelaku penculikan terhadap SAW, dihadirkan pihak kepolisian dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPelaku penculikan terhadap SAW, dihadirkan pihak kepolisian dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Usaha penculikan SAW yang berusia 11 tahun di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, Senin (3/2/2020) malam, gagal dilakukan setelah korban kabur dengan cara meloncat dari mobil pelaku.

Bahkan, pelaku atas nama Achmad Muzakki Maulana (25), warga Perumahan Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik, diamankan oleh pihak kepolisian usai sempat dihajar oleh warga yang geram atas tindakan pelaku.

"Saya harap warga tidak panik berlebihan, karena pelaku sudah berhasil kami amankan. Selanjutnya akan kami telusuri, dan akan kami dalami lagi siapa otak yang menyuruh pelaku melakukan tindakan ini," ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, saat rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Penculikan Anak di Gresik Gagal Setelah Korban Loncat dari Mobil Pelaku

Pihaknya masih bekerja dalam menelusuri otak di balik kejadian tersebut.

Dari pengakuan pelaku, nekat melakukan hal tersebut karena himpitan ekonomi dan baru pertama kali melakukan.

"Dari pengakuan, pelaku ini kerja paruh waktu di pabrik dan driver online. Tapi, ada pengakuan sempat terhimpit ekonomi, dan kemudian ada yang menawari hal tersebut (penculikan) dengan imbalan nominal tertentu," ujar dia.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut oleh awak media, apakah pelaku termasuk dalam jaringan penculikan anak, Kusworo menepis anggapan tersebut.

Sebab, dari penyidikan awal yang dilakukan pihak kepolisian diketahui bila pelaku bukan spesialis penculik anak.

"Setahun terakhir pelaku ini sempat curhat kesulitan ekonomi, kemudian dia teringat pernah ditawari untuk melakukan hal itu dan kemudian nekat melakukan sendiri. Tapi belum dapat, sudah kepergok duluan," kata dia.

Baca juga: Korban Penculikan dan Pencabulan di Cianjur Jalani Bimbingan Konseling Psikologi

Pelaku diamankan berikut barang bukti satu unit mobil Daihatsu Sigra yang digunakan saat beraksi, sebuah ponsel bermerek Xiaomi, serta dompet berisi beberapa kartu identitas dan ATM.

Pelaku dijerat Pasal 83 jo Pasal 76 F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 328 jo Pasal 330 Ayat (1) KUHP, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Regional
Menteri Agama Positif Covid-19, Gubernur dan Pejabat Pemprov NTB Jalani Tes Swab

Menteri Agama Positif Covid-19, Gubernur dan Pejabat Pemprov NTB Jalani Tes Swab

Regional
Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Regional
Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

Regional
Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

Regional
Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Regional
PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

Regional
Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

Regional
Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X