Kenangan Ganjar Bersama Gus Sholah, Pernah Jadi Komentator Bola Dini Hari

Kompas.com - 03/02/2020, 13:04 WIB
Sejumlah kerabat mengangkat keranda berisi jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah atau Gus Sholah di rumah duka di Mampang Prapatan, Jakarta, Minggu (2/2/2020) malam. Ulama yang juga adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu meninggal dunia usai kritis pascaoperasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRASejumlah kerabat mengangkat keranda berisi jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah atau Gus Sholah di rumah duka di Mampang Prapatan, Jakarta, Minggu (2/2/2020) malam. Ulama yang juga adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu meninggal dunia usai kritis pascaoperasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

KOMPAS.com - Ada kenangan membekas di benak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang KH Salahuddin Wahid atau akrab disapa Gus Sholah.

Bersama almarhum, Ganjar  pernah menjadi komentator live event pertandingan sepakbola.

“Saya teringat betul waktu itu, sekitar jam 1 dini hari live event nonton bola dan kemudian beliau di Jombang, saya di Jakarta. Kita ngobrol bola waktu itu. Beliau ini seorang kiai yang bukan hanya pandai ilmu agama, tapi juga paham betul apa-apa yang terjadi di masyarakat. Juga olahraga,” kata Ganjar, seperti dikutip dari jatengprov.go.id, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Gus Sholah Wafat, Yusril Ihza Mahendra: Beliau Tokoh Islam Moderat

Ganjar mengenang adik Gus Dur itu bukan hanya menyampaikan prediksi dan ulasan pertandingan, tapi juga mengaitkan dunia sepakbola dengan fenomena kehidupan di masyarakat.

Dari situ Ganjar memperoleh pemahaman.

Bukan ulasan sepakbola yang penting, tapi menyatu dengan masyarakat lewat sesuatu yang mereka cintai.

“Saya bola tidak begitu addict, tapi ketika ngobrol dengan Gus Sholah itu saya belajar betul bagaimana beliau mengayomi dan membikin seneng banyak orang,” ucap Ganjar.

Sebagimana diketahui, Gus Sholah menghembuskan napas terakhir pada Minggu (2/2/2020) malam di Jakarta.

Setelah disemayamkan di Jakarta, cucu dari Hadrotus Syech KH Hasyim Asy’ari tersebut hari ini bakal dimakamkan di komplek Ponpes Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur.

Almarhum merupakan anak ketiga dari enam bersaudara pasangan KH Wahid Hasyim dan Nyai Hj Sholehah.

Menurut Ganjar, seluruh keluarga pendiri Nahdlatul Ulama tersebut, sampai anak cucunya memang dikenal betul selain sebagai ahli ilmu agama, juga pandai ilmu eksak bahkan teknologi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Korban Kami Lihat Terbaring di Tepi Sungai, lalu Kami Perkosa Secara Bergantian'

"Korban Kami Lihat Terbaring di Tepi Sungai, lalu Kami Perkosa Secara Bergantian"

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Regional
Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Regional
Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X