Ada Luka Lebam di Tangan dan Kepala Mayat Siswi Berseragam Pramuka yang Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Kompas.com - 28/01/2020, 13:57 WIB
Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota sedang mengevakuasi temuan mayat perempuan berseragam Pramuka di drainase depan gerbang SMPN 6 Tasikmalaya, Senin (27/1/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim Inafis Polres Tasikmalaya Kota sedang mengevakuasi temuan mayat perempuan berseragam Pramuka di drainase depan gerbang SMPN 6 Tasikmalaya, Senin (27/1/2020).

KOMPAS.com - Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kematian Delis Sulistina (13), siswi berseragam pramuka yang ditemukan tewas di drainase depan sekolahnya SMPN 6 Tasikmalaya, Senin (27/1/2020).

Guna kepetingan penyelidikan, mayat siswi kelas VII D tersebut dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Dari hasil visum yang dilakukan dokter terhadap jasad Delis, di RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Senin sore, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban oleh dr Dippos, telinga kiri korban mengeluarkan darah, lengan kanan korban terdapat bekas ikatan, kepala kiri korban lebam, lidah posisi tergigit, dan tangan kiri ada lebam," kata Kasat Reskirm AKP Dadang Soediantoro, dikutip dari TribunJabar.id.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Drainase SMP Tasikmayala

Dadang mengatakan, hasil visum belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Apakah korban dibunuh, atau terkena musibah belum bisa dipastikan.

Untuk memastikan penyebab kematian tersebut, sambungnya, pihaknya akan mendatangkan dokter forensik untuk melakukan otopsi terhadap tubuh korban, Selasa (28/1/2020).

"Kami masih terus melakukan penyelidikan," katanya ditemui setelah visum.

Baca juga: Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Jasad korban sendiri ditemukan di dalam gorong-gorong dengan diameter sekitar 50 cm, di depan pilar SMP Negeri 6.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan barang bukti yang ada di sekitar tubuh korban yakni, tas sekolah warna putih ungu berisikan buku, alat tulis, dan sepatu. Selain itu, petugas juga menemukan tali kabel warna hitam.

Diberitakan sebelumnya, warga Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan temuan sesosok mayat perempuan tersembunyi di gorong-gorong depan gerbang sekolahnya di SMPN 6 Tasikmalaya, Senin (27/1/2020) sore.

Baca juga: Bikin Geger, Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Drainase SMP Tasikmalaya

Mayat tersebut saat ditemukan masih berseragam lengkap pakaian pramuka berkerudung. Di samping jasad ditemukan tas sekolah berisi identitas serta buku-buku sekolah.

Tim Unit Identifikasi atau Inafis Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengevakuasi jenazah yang tersembunyi tersebut dengan cara membongkar tembok beton saluran drainase.

Dalam buku-buku di tas berwarna pink dekat mayat tersebut tertera nama korban, Delis Sulistina, salah satu siswi kelas VII D SMPN 6 Tasikmalaya.

 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ada Luka Lebam di Tangan Jasad ABG di Gorong-gorong di Tasik, Korban Pembunuhan?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Pulau Komodo Berubah Jadi Pulau Mang Dodo

Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Pulau Komodo Berubah Jadi Pulau Mang Dodo

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (2)

Regional
Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Ganjar Sebut Pertemuan dengan Ridwan Kamil Bahas Kegiatan Pramuka

Regional
Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Mengolah Cacing Merah Jadi Pundi-pundi Rupiah, Kisah Petani Desa Rejosari Riau (1)

Regional
Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang 'Maaf', Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Kisah di Balik Balita yang Kerap Bilang "Maaf", Orangtua Dipenjara, Trauma Dianiaya Paman dan Bibi

Regional
Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Hari Pertama Operasi Zebra Lodaya 2020 di Cianjur, Sasar Warga yang Tak Pakai Masker

Regional
Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Wali Kota Madiun Izinkan SD, SMP dan SMA Gelar KBM Tatap Muka

Regional
Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Libur Panjang, Pemeriksaan Kendaraan di Puncak Akan Diperketat

Regional
Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Sensasi Berkeliling Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Aceh Tengah

Regional
Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Kurang dari 7 Jam, Pembunuh Pedagang Pakaian di Kudus Berhasil Ditangkap

Regional
Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Pengakuan Pemandu Karaoke yang Pingsan Dipukuli Usai Menolak Diantar Pulang Tamu: Kami Baru Kenal

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X