Kompas.com - 28/01/2020, 05:32 WIB
Tim SAR gabungan  mengerahkan dua kapal dan satu unit pesawat milik TNI AL untuk  mencari KM Panji Saputera yang hilang kontak di peraiaran laut Maluku, Minggu (19/1/2020). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYTim SAR gabungan mengerahkan dua kapal dan satu unit pesawat milik TNI AL untuk mencari KM Panji Saputera yang hilang kontak di peraiaran laut Maluku, Minggu (19/1/2020).

AMBON, KOMPAS.com - Sejumlah keluarga korban Kapal Panji Saputra yang hilang di peraiaran Maluku mendatangi kantor Basarnas Ambon di Jalan dr J Leimena, kawasan Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Senin (27/1/2020) sore.

Kedatangan keluarga korban Kapal Panji Saputra ini tak lain untuk mengetahui perkembangan terkait proses pencarian empat orang ABK dan dua anggota TNI Kodam XVI Pattimura yang hilang saat berlayar dengan kapal tersebut.

Baca juga: Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

“Tadi sore keluarga korban kapal Panji Samudera mendatangi kantor kami, mereka ingin mengetahui perkembangan dan informasi terkini soal pencarian kapal itu,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin, kepada Kompas.com, Senin.

Menurut Muslimin, dalam pertemuan itu, pihaknya memaparkan berbagai hal kepada para keluarga korban terkait upaya pencarian yang selama ini telah dilakukan.

“Kami jelaskan kepada mereka semuanya, dan memang sampai hari ini proses pencarian belum membuahkan hasil,” ujar dia.

Muslimin mengatakan, pihak keluarga korban juga begitu respek dengan apa yang telah dilakukan tim SAR dalam misi pencarian kapal itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak keluarga, kata dia, berharap para korban yang masih hilang bisa ditemukan.

“Pihak keluarga korban sudah cukup puas atas upaya basarnas beserta tim sar gabungan yang sudah maksimal melaksanakan pencarian. Keluarga korban berharap semoga ada informasi terbaru setelah 10 hari setelah dilakukan pencarian, dan semoaga para korban bisa ditemukan,” ungkap dia.

Baca juga: Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Kapal Panji Saputra diketahui memiliki panjang 10 meter dan lebar 2 meter.

 Kapal ini bertolak dari Ambon menuju Saumlaki dan Moa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada sejak 7 januari 2020 lalu dengan mengangkut 25 drum avtur.

Sesuai jadwal kapal tersebut seharusnya sudah tiba di tempat tujuan pada 11 Januari, namun kapal tersebut tidak juga sampai di tempat tujuan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X