Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Kompas.com - 21/01/2020, 22:48 WIB
Tim SAR gabungan  mengerahkan dua kapal dan satu unit pesawat milik TNI AL untuk  mencari KM Panji Saputera yang hilang kontak di peraiaran laut Maluku, Minggu (19/1/2020). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYTim SAR gabungan mengerahkan dua kapal dan satu unit pesawat milik TNI AL untuk mencari KM Panji Saputera yang hilang kontak di peraiaran laut Maluku, Minggu (19/1/2020).

 

AMBON, KOMPAS.com - Teka-teki keberadaan Kapal Panji Saputra yang hilang kontak di perairan Mauku lebih dari sepekan lalu akhirnya menemui titik terang.

Hal itu setelah warga menemukan delapan drum avtur, kursi dan juga penutup dek kapal terapung di perairan Pulau Tayando, Maluku Tenggara, Selasa (21/1/2020).

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin memastikan delapan drum avtur, kursi dan juga penutup dek kapal yang ditemukan itu milik Kapal Panji Saputera yang saat ini sedang dicari.

Baca juga: Selain 8 Drum Avtur, Kursi dan Penutup Dek Kapal Panji Saputra Ditemukan

"Kami pastikan itu semuanya milik Kapal Panji Saputra yang hilang," kata Muslimin, kepada Kompas.com, via telepon selulernya, Senin malam.

Dia pun menduga penemuan delapan drum avtur bersama kursi dan penutup dek kapal telah menjadi indikasi kuat kalau kapal tersebut telah tenggelam saat berlayar dari Ambon menuju Kepulauan Tanimbar.

"Saya menduga kapalnya telah tenggelam dan hancur dihantam gelombang, tapi itu masih dugaan ya," kata Muslimin.

Menyusul temuan delapan drum avtur dan penutup dek kapal itu, pihaknya bersama potensi SAR lainnya akan kembali mengintensifkan upaya pencarian pada Rabu (22/1/2020) besok. 

"Besok pencarian lewat laut dan udara akan kembali dilanjutkan. Rencana besok pagi pesawat patroli maritim CN 235 TNI AL dengan nomor register P-8302 akan kembali melaksanakan pencarian dan pertolongan dengan rute Sorong-Pulau Kur,” kata Muslimin.

Diberitakan sebelumnya, KM Panji Saputra yang mengangkut 25 drum avtur bertolak dari Ambon menuju Saumlaki dan Moa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sejak 7 januari 2020 lalu.

Baca juga: Warga Temukan 8 Drum Avtur, Diduga Milik Kapal Panji Saputra yang Hilang

Sesuai jadwal kapal tersebut seharusnya sudah tiba di tempat tujuan pada 11 Januari, namun kapal tersebut tidak juga sampai di tempat tujuan.

Kapal tersebut sendiri membawa empat orang anak buah kapal dan dua penumpang yang merupakan anggota TNI.

Ada pun empat ABK yang berada di kapal tersebut yakni La Mufik (ABK), La Jau (ABK), Ongky (ABK) serta seorang ABK yang belum diketahui identitasnya serta dua anggota TNI yakni Serda Aswadin Ali, Pratu Midun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X