Kasus Pembunuhan Guru SMP di Jombang Terungkap, Ini Motifnya

Kompas.com - 24/01/2020, 17:31 WIB
Pasangan suami istri pelaku pembunuhan Eli Maridah (47), guru matematika di SMPN 1 Perak, saat digelandang di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍPasangan suami istri pelaku pembunuhan Eli Maridah (47), guru matematika di SMPN 1 Perak, saat digelandang di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan Eli Maridah (47), seorang guru SMP di Jombang, Jawa Timur.

Pelaku yang melakukan pembunuhan itu berjumlah dua orang, yaitu Wahyu Puji Wijanarko (30) dan Sari Wahyu Ningsih (21).

Mereka merupakan warga Dusun Ngrandu, Desa Cangkring Ngrandu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku nekat menghabisi guru SMP itu karena ingin menguasai hartanya.

Korban dibunuh dengan menggunakan pisau dapur, batako, dan tangan kosong.

Baca juga: 2 Terduga Pelaku Pembunuhan Guru SMP di Jombang Ditangkap

Kapolres Jombang Jawa Timur, AKBP Bobby P Tambunan mengatakan polisi berhasil meringkus kedua pelaku setelah melakukan penyelidikan sekitar 3 minggu.

"Tersangka berjumlah 2 orang, ini pasangan suami istri," ungkap Bobby, di Mapolres Jombang, Jumat (24/1/2020).

Atas perbuatan yang dilakukan kedua pelaku, polisi akan menjerat dengan Pasal 339 KUHP sub 338 KUHP, serta Pasal 365 Ayat 3 KUHP.

"Ancaman hukuman penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun," kata Bobby.

Seperti diketahui, Eli Maridah ditemukan tewas di dalam rumahnya yang berlokasi di dusun Tondowulan, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada pada 21 Desember 2019 lalu.

Dari hasil otopsi di rumah sakit, korban meninggal karena dibunuh. Sebab, ditemukan ada luka dalam di bagian dada korban yang diduga terkena hantaman benda tumpul.

Penulis : Kontributor Jombang, Moh. Syafií | Editor : Robertus Belarminus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X