Kisah Nenek Rubingah, Ditendang karena Dituduh Mengutil, Berawal dari Seplastik Mangga

Kompas.com - 23/01/2020, 08:58 WIB
Kondisi belakang rumah Rubingah di Dusun Kranggan II Jatitirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKondisi belakang rumah Rubingah di Dusun Kranggan II Jatitirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Nenek Rubingah (60), warga Dusun Kranggan 1 Desa Jatitirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman ditendang seorang pria karena dituduh mengutil.

Seorang warga merekam kejadian tersebut dan videonya viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Pasar Gendeng (Pasar Protojoyo), Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman beberapa hari yang lalu.

Di video tersebut terlihat tas nenek Rubingah ditarik oleh seorang pria.

Bahkan masker dan kain penutup kepala yang digunakan Nenek Rubingah dilepas paksa oleh seseorang yang ada di lokasi.

Nenek Rubingah terlihat meminta maaf dan mengaku tidak membawa KTP.

Baca juga: Viral Video Nenek Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil, Ini Kisahnya

Dituduh mengambil mangga

Pria yang menendang Nenek Rubingah adalah Ngadirin (60) salah satu penjual di pasar. Ia mengaku menyesal karena bertindak kasar pada Rubingah.

Peritiwa tersebut berawal saat Marini, seorang pedagang mengejar Nenek Rubingah sambil meneriaki maling.

Martini menyebut Rubingah mengambil satu kresek penuh mangga di stok buah yang lokasinya tak jauh dari lokasinya berdiri.

"Saya lihatin sambil melayani pembeli, ibu itu kok lama, tahu-tahunya tanganya masuk ke kotak padahal saya tutup rapat. Mangga saya diambil satu kresek penuh," ungkapnya.

Saat Martini berteriak, Rubingah justru berjalan menjauh.

Baca juga: Cerita di Balik Nenek 60 Tahun Ditendang gara-gara Dituduh Mengutil di Pasar

"Saya bilang, kalau mau buah minta, ngomong, ojo nyolong (jangan mencuri). Saya minta, terus jualan lagi, intinya saya iklas tidak mempermasalahkan lagi," ucapnya.

Martini kemudian meminta Rubingah pergi. Namun ia mendapat kabar bahwa Rubingah dibawa ke kantor pasar.

"Selang beberapa menit ada yang bilang, mbah e (Rubingah) sekarang di kantor. Saya kasihan, langsung saya susul ke kantor, terus saya suruh pulang, besok jangan diulangi lagi," ucapnya.

Martini tidak tahu jika teman sesama peadagang, Ngadiri menendang Nenek Rubingah.

Baca juga: Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Sementara itu Ngadirin mengaku berinisiatif mengejar Rubingah dan menendangnya hingga mengenai tas yang dikenakan Rubingah.

"Iya nendang tapi tidak kena (orangnya), kena tasnya. Terus saya bawa, diseret ke kantor (kantor pasar)," ujar Ngadirin.

"Ya saya menyesal," ujar Ngadirin saat ditemui, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Ini Pengakuan Pria yang Tendang Nenek 60 Tahun di Pasar yang Videonya Viral

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X