3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Kompas.com - 21/01/2020, 21:54 WIB
Ketua DPRD Sumbar Supardi menerima usulan interpelasi gubernur Sumbar dari Ketua Fraksi Gerindra, Hidayat didampingi Sekretaris Fraksi Golkar Afrizal, Sekretaris Fraksi Demokrat HM Nurnas dan Sekretaris Fraksi Gerindra Ismunandi, Selasa (21/1/2020) di DPRD Sumbar KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAKetua DPRD Sumbar Supardi menerima usulan interpelasi gubernur Sumbar dari Ketua Fraksi Gerindra, Hidayat didampingi Sekretaris Fraksi Golkar Afrizal, Sekretaris Fraksi Demokrat HM Nurnas dan Sekretaris Fraksi Gerindra Ismunandi, Selasa (21/1/2020) di DPRD Sumbar

PADANG, KOMPAS.com - Sebanyak 15 anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Gerindra, Demokrat dan Golkar, akhirnya mengusulkan penggunaan hak interpelasi ke Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Lima belas anggota DPRD yang terdiri dari 13 Gerindra dan masing-masing satu dari Demokrat dan Golkar menandatangani usulan hak interpelasi dan diserahkan ke Ketua DPRD Sumbar, Supardi, Selasa (21/1/2020) di DPRD Sumbar.

Mereka adalah Supardi, Hidayat, Ismunandi, Desrio Putra, Evi Yandri, Jempol, Yunisra Syahiran, Khairuddin Simanjuntak, Nurkhalis, Mesra, Syafruddin Putra, Mario Syahjohan dan Muchlis Yusuf Abit dari Gerindra.

Baca juga: Soal Rencana Interpelasi Gubernur Sumbar, Demokrat: Karena Jarang Jadi Tak Lazim

Kemudian HM Nurnas dari Demokrat serta Afrizal dari Golkar.

"Sudah ada 15 anggota DPRD Sumbar dari Gerindra, Demokrat dan Golkar yang tandatangani usulan interpelasi," kata Ketua DPRD Sumbar, Supardi, Selasa (21/1/2020) di DPRD Sumbar.

Supardi menyebutkan ada dua masalah yang diajukan untuk diinterpelasi yaitu persoalan kunjungan gubernur ke luar negeri dan persoalan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) termasuk Bank Nagari.

Menurut Supardi, setelah adanya usulan interpelasi maka DPRD Sumbar akan menjadwalkan rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Sumbar untuk mengagendakan rapat paripurna.

"Usulan ini akan kita bawa ke Banmus untuk menjadwalkan rapat paripurna penentuan sikap interpelasi ini," kata Supardi.

Sementara itu Sekretaris DPD Gerindra Sumbar yang juga anggota DPRD Sumbar, Ismunandi Sofyan mengatakan interpelasi hanyalah penggunaan hak yang dimiliki oleh dewan.

"Interpelasi ini hanyalah hak anggota dewan untuk meminta penjelasan soal kebijakan gubernur. Ini hak dewan biasa saja," kata Ismunandi.

Dengan adanya dukungan dari dua fraksi lain, menurut Ismunandi membuat usulan itu bisa diteruskan ke Banmus dan kemudian dijadwalkan paripurna.

Ketua Fraksi Gerinda DPRD Sumbar Hidayat, mengatakan usulan hak interpelasi telah dikaji dalam internal frkasi dan partai, seperti Golkar dan Demokrat mereka telah mengkoordinasikan dengan pimpinan partai.

Beberapa dokumen yang disiapkan untuk materi hal interpletasi, kata Hidayat, adalah satu rekap perjalanan luar negeri gubernur dari 2016 hingga 2019 berserta lampiran foto, dan dakumen perihal persoalan BUMD.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Sumbar Afrizal mengatakan tindakan yang diambil oleh fraksi Gerindra seirama dengan Golkar, dimana persoalan BUMD merupakan hal yang menjadi perhatian Fraksi Golkar sejak lama.

Golkar telah mempertanyakan persoalan BUMD sejak lama, namun belum ada jawaban yang sesuai.

Baca juga: 14 Anggota DPRD Interpelasi Gubernur Sumbar yang Sering ke Luar Negeri

Sekretaris fraksi Demokrat HM Nurnas mengatakan, langkah interpelasi juga telah dikoordinasikan dengan ketua DPD Demokrat Sumbar, Mulyadi.

Melihat substansi hak interpletasi yang diajuakan dia setuju bahwa hal ini harus dilaksanakan.

"Hari ini telah disampaikan, kepada DPP Demokrat dan langkah yang diambil disetujui, " katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Seorang Siswa SMA Tasikmalaya Nekat Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar

Regional
Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Lagi, PDP Corona yang Dirawat di RSUD Grobogan Meninggal Dunia

Regional
Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Corona, Pemprov NTB Kucurkan Rp 80 M

Regional
Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Buntut Ribuan Warga Alor Sambut Hamid Haan, Kapolda NTT Panggil Kapolres

Regional
Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Terjadi Kerumunan Massa Saat Eva Yolanda LIDA Pulang Kampung, Berikut Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Kala Pasien Positif Covid-19 Semangati Pasien Lansia di Ruang Isolasi

Regional
Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Kesal Tak Mau Makan, Ibu di Muaraenim Aniaya Anak hingga Tewas, Begini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X