Banjir Bandang dan Longsor, Akses Jalan Lintas Sumatera di Sijunjung Lumpuh Total

Kompas.com - 21/01/2020, 11:58 WIB
Rumah dokter hewan Kenedi di Sijunjung turun ke jalan sehingga membuat akses jalan Lintas Sumatera lumpuh total, Selasa (21/1/2020) Dok: Humas Polres SijunjungRumah dokter hewan Kenedi di Sijunjung turun ke jalan sehingga membuat akses jalan Lintas Sumatera lumpuh total, Selasa (21/1/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Akses jalan lintas Sumatera di Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat lumpuh total akibat banjir bandang dan tanah longsor, Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kemacetan panjang sekitar lima kilometer terjadi dua arah dari arah Padang dan arah Riau.

"Arus lalu lintas lumpuh total dan terjadi kemacetan panjang di jalan lintas Sumatera KM 170 akibat longsor dan banjir bandang," kata Kaur Humas Polres Sijunjung Iptu Nasrul Nurdin yang dihubungi Kompas.com, Selasa (21/1/2020).

Nasrul menyebutkan akibat banjir bandang dan longsor itu membuat satu rumah turun ke jalan sehingga menutupi akses jalan.


Rumah tersebut milik seorang dokter hewan bernama Kenedi yang menyebabkan kerugian material ratusan juta rupiah.

Baca juga: Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

"Ada satu rumah yang terbawa banjir bandang dan longsor ke badan jalan. Akses jalan jadi lumpuh total," jelas Nasrul.

Selain di KM 170, akses jalan juga tertutup di Jorong Batang Talang Kenagarian Muaro Takung Kecamatan Kamang Baru akibat adanya penumpukan material sekirar 10 m menutup jalan lintas Sumatera.

Sementara di Jorong Sungai Tambang II, Nagari Kunpar, Kamang Baru banjir melanda dengan ketinggian sekitar 70 sentimeter.

"Banjir setinggi paha orang dewasa terjadi  di depan Bank BRI unit Kiliran Jao di Jorong Sungai Tambang II Nagari Kunpar, Kamang Baru," kata Nasrul.

Saat ini, kata Nasrul, pihak kepolisian sudah turun ke lapangan untuk mengatur arus lalu lintas.

Sedangkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI dan Polri sudah turun ke lokasi.

"Alat berat juga sudah datang. Saat ini petugas sedang bekerja di lapangan," kata Nasrul.

Baca juga: Wapres Minta Pemkab Dharmasraya dan Sijunjung Jaga Suasana Kondusif Perayaan Natal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X