Banjir di RSUD Kraton Pekalongan Sudah Surut, Petugas Mulai Pembersihan

Kompas.com - 21/01/2020, 11:44 WIB
Wakil Bupati Pekalongan Jawa Tengah Arini  Harimurti (kanan) melihat lokasi yang sempat direndam banjir di RSUD Kraton. Kompas.com/Ari HimawanWakil Bupati Pekalongan Jawa Tengah Arini Harimurti (kanan) melihat lokasi yang sempat direndam banjir di RSUD Kraton.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi Rumah Sakit Umum Daerah Kraton, Pekalongan, Jawa Tengah, sejak Senin (20/1/2020) malam, kini sudah surut.

Proses pembersihan ruangan yang sempat terendam, pada Selasa (21/1/2020) mulai dilakukan.

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti yang mengecek lokasi banjir mengungkapkan, genangan air terjadi akibat intensitas hujan yang terlalu tinggi pada Senin (20/1/2020) malam.

Baca juga: Banjir di Cikini Dianggap karena Saluran Air Buruk

Akibatnya, satu pompa untuk menyedot air tidak mampu membuang air hujan yang terlalu deras saat mengguyur kawasan RSUD Kraton.

"Untuk menanggulangi banjir yang mungkin bisa terjadi lagi kita tidak menambah pompa tapi meninggikan wilayah rumah sakit yang rendah," kata Arini.

Arini melanjutkan jika air yang menggenangi rumah sakit juga karena kiriman dari jalan yang tinggi hingga memasuki parkiran lalu masuk ke bangsal.

Baca juga: Detik-detik Putusnya Jembatan Gantung saat Banjir yang Tewaskan 10 Remaja

Wakil Direktur RSUD Kraton Zaky Mubarok mengaku sudah mengantisipasi genangan air karena limpasan dari jalan raya.

Bahkan sejumlah pompa dipersiapkan untuk membuang air. Namun hujan yang mengguyur debit airnya diluar dugaan.

"Dipastikan pelayanan rumah sakit normal, petugas sedang membersihkan ruangan yang banjir. Nanti 12 pasien yang dipindahkan dari bangsal Wijaya Kusuma ke Cempaka segera akan kembali ke semula," tutup Zaky.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Corona, Setiap Pelanggar Akan Ditindak

Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Corona, Setiap Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X