Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram

Kompas.com - 21/01/2020, 11:57 WIB
Pekerja menunjukkan ikan dewa di pusat budidaya di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (21/1/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINPekerja menunjukkan ikan dewa di pusat budidaya di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (21/1/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Ikan dewa diburu warga Tionghoa menjelang Imlek. Ikan yang memiliki nama latin Tor soro ini diyakini dapat membawa keberuntungan.

Harganya pun terbilang fantastis. Untuk ikan dengan berat 1 kilogram di pusat budidaya ikan dewa, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dijual dengan harga Rp 1 juta.

Ikan dengan nama lokal tambra atau lempon ini banyak dikonsumsi pada saat perayaan Imlek. hewan itu juga kerap menjadi hiasan di dalam akuarium karena memiliki bentuk yang indah.

Baca juga: Jelang Imlek, Pesanan Kue Keranjang di Cianjur Merosot Drastis

Pemilik budidaya ikan dewa di Kabupaten Banyumas Muhamad Kurniawan mengatakan,  beberapa kalangan menganggap binatang tersebut punya energi positif.

Bahkan tidak sedikit yang mensakralkan.

"Historisnya ikan ini memiliki strata sosial yang tinggi, konon dulu ikan ini dikonsumsi oleh para raja. Ikan ini juga ada reliefnya di Candi Borobudur," kata Iwang, sapaan akrab Muhamad Setiawan saat ditemui, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Menurut Iwang, harga ikan dewa melambung tinggi karena budidayanya cukup sulit.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X