Polisi Tangkap Pengoplos Gas Melon Bersubsidi ke Elpiji 12 Kg

Kompas.com - 20/01/2020, 15:43 WIB
Kapolres Pemalang Jawa Tengah AKBP Edy Suranta Sitepu melihat tabung gas 12 KG sitaan hasil ungkap kasus elpiji oplosan. Humas Polres PemalangKapolres Pemalang Jawa Tengah AKBP Edy Suranta Sitepu melihat tabung gas 12 KG sitaan hasil ungkap kasus elpiji oplosan.


PEMALANG, KOMPAS.com - Polres Pemalang, Jawa Tengah, membongkar kasus pengoplosan elpiji bersubsidi 3 kilogram ke non-subsidi 12 kilogram yang dilakukan oleh tersangka Ikbal Ahmadi (39) di pangkalan elpiji milliknya di Dusun Kebonsari, Kelurahan Petarukan.

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, setiap harinya IA menyediakan 100 tabung elpiji 3 kilogram untuk dipindahkan isinya ke tabung gas kosong non-subsidi 12 kilogram.

“Dengan perbandingan pengisian, 4 tabung elpiji subsidi 3 kilogram dipindahkan ke dalam satu tabung elpiji 12 kilogram,” jelas Kapolres Edy, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Jual Gas 3 Kilogram di Atas HET, SPBU Diprotes Warga

Dalam melancarkan aksinya, IA dibantu oleh seorang karyawan, Khoerul (24), yang sebelumnya diberi tahu tentang proses pemindahan isi tabung bersubsidi elpiji 3 kilogram ke dalam tabung gas kosong non-subsidi 12 kg.

“Setiap harinya, Khoerul berhasil memindahkan isi dari 60 tabung elpiji 3 kilogram ke dalam 15 tabung gas kosong 12 kilogram,” ungkap dia.

Dalam melakukan aksinya, pelaku menjual tabung elpiji 12 kilogram dengan cara mengantar langsung kepada pembeli dengan menggunakan mobil pick up miliknya.

Pelaku membeli isi tabung elpiji 3 kilogram dari salah satu agen dengan harga Rp 14.250, lalu menjualnya kembali dalam tabung gas 12 kilogram dengan harga Rp 125.000.

“Setiap harinya IA menjual 15 tabung gas 12 kilogram, sehingga keuntungan yang diraup setiap harinya sebesar Rp 705.000. Kami menyita 87 tabung gas melon dan 190 tabung gas 12 kg,” tambah Kapolres.

Baca juga: Stok Gas 3 Kilogram di Jakbar Bertambah 50 Persen Selama Lebaran

Menurut Kapolres, pelaku ditangkap karena adanya laporan dari masyarakat karena pangkalan gas yang menimbulkan bau menyengat.

"Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 tentang minyak dan gas bumi dan atau Pasal 32 (2) Jo Pasal 30 UU RI Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal dengan ancaman hukuman kurungan maksimal enam tahun penjara," kata Kapolres Edy.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Regional
Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Regional
Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Regional
Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Regional
Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X